Sebaran siswa sudah merata di semua SMA/SMK

id PPDB 2019

Sebaran siswa sudah merata di semua SMA/SMK

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur Darius Beda Daton (kedua kanan) bersama tim ketika melakukan pemantauan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara daring di SMKN 2 Kupang pada Senin (24/6/2019) (ANTARA FOTO/Dok. Ombudsman RI Perwakilan NTT)

"Hasil pantauan langsung kami terkait PPDB online di Kota Kupang menunjukkan bahwa persebaran siswa, khususnya SMA/SMK, sudah merata ke seluruh sekolah," kata Darius Beda Daton.
Kupang (ANTARA) - Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur Darius Beda Daton mengatakan sebaran siswa sudah merata di seluruh sekolah di Kota Kupang pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 tingkat SMA dan SMK secara daring.

"Hasil pantauan langsung kami terkait PPDB online di Kota Kupang menunjukkan bahwa persebaran siswa, khususnya SMA/SMK, sudah merata ke seluruh sekolah," katanya kepada ANTARA di Kupang, Jumat (28/6).

Ia mengatakan bahwa Ombudsman telah memantau pelaksanaan PPDB secara daring di Kota Kupang yang berlangsung 24-26 Juni, antara lain di SMAN 1 Kota Kupang, SMAN 8 Kota Kupang, SMKN 1 Kota Kupang, dan SMKN 6 Kota Kupang. "Calon murid yang mendaftar juga rata-rata sudah mencapai kuota." katanya.

Ia mencontohkan kuota PPDB jalur zonasi di SMAN 1 Kota Kupang 371 orang dan pendaftarnya 371. SMAN 2 Kota Kupang kuota PPDB jalur zonasinya 361 dan jumlah pendaftar sesuai zonasi 335 orang. SMAN 3 Kota Kupang kuota PPDB jalur zonasinya 371 dan jumlah pendaftar yang sesuai zonasinya 370 orang.

"Begitu juga sekolah SMAN lain maupun SMKN di Kota Kupang dengan jumlah pendaftar pada umumnya mendekati kuota zonasi," katanya dan menambahkan pelaksanaan PPDB daring 2019 secara keseluruhan berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. "Semoga proses yang baik ini akan terus didukung dan dijaga para siswa dan orang tua untuk peningkatan kualitas pendidikan kita," demikian Darius Beda Daton.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa disela-sela memantau PPDB SMA di Kota Denpasar (ANTARA FOTO/Ni Luh Rhisma/2019)