Penataan kawasan Kota Kupang diprioritaskan mulai 2020

id Taman Tirosa

Penataan kawasan Kota Kupang diprioritaskan mulai 2020

Pancaran keindahan Taman Kota Patung Sonbai di jantung Kota Kupang pada malam hari. (ANTARA FOTO/Benny Jahang)

Pembangunan taman kota dilakukan pemerintah sebagai upaya memperindah untuk memperindah dan mempercantik wajah Kota Kupang, sebagai ibu kota Provinsi NTT.
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang akan memberi prioritas pembangunan pada penataan kawasan kota di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, seperti melanjutkan pembangunan taman kota dan pengadaan fasilitas air bersih untuk warganya mulai tahun ini, 2020.

Wali Kota Kupang, Jefrison Riwu Kore kepada wartawan di Kupang, Jumat (3/1), mengatakan pembangunan taman kota dilakukan pemerintah sebagai upaya memperindah untuk memperindah dan mempercantik wajah Kota Kupang, sebagai ibu kota Provinsi NTT.

"Pada 2020 ini kami akan fokus pada pembangunan taman kota sehingga semua taman kota di ibu kota provinsi NTT ini menjadi lebih indah," kata Jefrison Riwu Kore.

Ia mengatakan, pada 2019 pemerintah Kota Kupang telah membangun enam taman kota seperti taman kota Ina Bo'i, Taman Generasi Penerus (Tagepe), Taman Kota Patung Sonbai, Patung Purung, Taman Kalpataru dan Taman Tirosa.

"Beberapa taman kota yang saat ini sedang dalam proses pembangunan akan dilanjutkan pada 2020," tegas Jefrison Riwu Kore.
Taman Kota Patung Sonbai ketika sedang dalam proses pembangunan pada 2019 lalu. (ANTARA FOTO/Benny Jahang)


Selain itu menurut dia, pada 2020 sejumlah taman Kota akan dibangun di ibu kota provinsi berbasis kepulauan ini seperti pembangunan kawasan pantai Pasir Panjang, taman kota kota lama dan taman Nostalgia.

Selain taman kota menurut politisi partai Demokrat itu, pemerintah juga akan fokus membangun fasilitas air bersih untuk mengatasi kekurangan air bersih bagi kebutuhan konsumsi masyarakat Kota Kupang.

Menurut dia, pembangunan fasilitas air bersih di Kota Kupang itu akan dilakukan pada sumber air bersih kali Dendeng dan Air Sagu yang menelan anggaran Rp200 miliar.

"Tahun 2020 kegiatan pembangunan sarana air bersih untuk Kali Dendeng dan Air Sagu sudah bisa dilakukan," tegas mantan anggota DPR-RI itu.

Jefrison Riwu Kore optimistis kekurangan air bersih yang selalu mendera masyarakat Kota Kupang pada musim kemarau sudah bisa teratasi setelah ila sumber air bersih Kali Dendeng dan Air Sagu dioptimalkan.

Selain itu kata dia, pemerintah Kota Kupang juga akan memaksimalkan pemanfaatan sumber air di Kota Kupang guna memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumsi masyarakat Kota Kupang. 
Ruang terbuka umum di Bundaran Taman Tirosa Kupang pada malam hari. (ANTARA Foto/Katarina LB)
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar