
Sembilan rumah di Hadakewa, Lembata rontok disapu puting beliung

Selain sembilan rumah warga, aset pemerintah desa seperti balai maupun lapangan futsal juga rusak akibat puting beliung tersebut," kata Kepala Desa Hadakewa, Klemens Kwaman.
Kupang (ANTARA) - Sebanyak sembilan unit rumah milik warga Desa Hadakewa di Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur rontok disapu puting beliung yang menerjang wilayah tersebut pada Minggu (5/1) sekitar pukul 16.00 WITA..
"Selain sembilan rumah warga, aset pemerintah desa seperti balai maupun lapangan futsal juga rusak akibat puting beliung tersebut," kata Kepala Desa Hadakewa, Klemens Kwaman, ketika dihubungi Antara dari Kupang, Senin (6/1).
Klemens menjelaskan angin puting beliung datang dengan cepat dan langsung menghantam pemukiman penduduk setelah sebelumnya hujan lebat melanda desa tersebut.
"Angin berlalu dengan cepat tapi sangat kencang sehingga membuat pohon-pohon tumbang menimpa rumah warga hingga ada yang rata dengan tanah, atapnya terangkat semua dan ada yang rusak sebagian," katanya.
Baca juga: Puting beliung rontokan lima rumah warga di Pulau Semau
Baca juga: Empat rumah warga dan satu gereja di Manggarai Barat dihajar puting beliun
Warga yang rumahnya rontok disapu puting beliung, untujk sementara mengungsi ke rumah sanak keluarganya atau tetangga sekitarnya..
Pemerintah desa bersama warga dibantu aparat TNI-Polri telah melakukan penanganan awal dengan membersihkan puing-puing bangunan yang rusak.
Mengenai bantuan, Klemens mengatakan belum disalurkan dari pemerintah kabupaten, namun informasi yang diperolehnya bahwa bantuan sedang dipersiapkan.
"Kami di pemerintah desa juga segera mengadakan musyawarah bersama warga untuk menentukan langka penanganan atau bantuan selanjutnya," katanya.*
Baca juga: NTT masih berpotensi dilanda angin puting beliung
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
