BPBD Manggarai identifikasi puluhan rumah rusak akibat angin puting beliung

id rumah rusak, angin puting beliung,BPBD Manggarai,Stefanus Tawar,bencana

BPBD Manggarai identifikasi puluhan rumah rusak akibat angin puting beliung

Satu rumah rusak akibat angin puting beliung di Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT. (ANTARA/HO-Pemerintah Kecamatan Langke Rembong)

...Teman-teman BPBD sudah lakukan identifikasi kerusakan yang terjadi pada rumah masyarakat. Hasilnya ada beberapa rumah yang ambruk, itu yang menjadi prioritas kita bantu untuk penanganan bantuannya. Ada beberapa rumah yang rusak ringan seperti keru
Labuan Bajo (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengidentifikasi 57 rumah warga di daerah itu yang rusak akibat terjangan angin puting beliung pada Selasa (9/1) siang, guna penanganan lebih lanjut.

"Teman-teman BPBD sudah lakukan identifikasi kerusakan yang terjadi pada rumah masyarakat. Hasilnya ada beberapa rumah yang ambruk, itu yang menjadi prioritas kita bantu untuk penanganan bantuannya. Ada beberapa rumah yang rusak ringan seperti kerusakan di atap," kata Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Stefanus Tawar dihubungi dari Labuan Bajo, Rabu, (10/1/2024).

Puluhan rumah yang rusak ini tersebar di tiga kelurahan di Kecamatan Langke Rembong, yakni Kelurahan Golo Dukal 32 unit, Bangka Leda 13 unit, dan Pau 12 unit.

Sebanyak tiga rumah ambruk akibat diterjang angin puting beliung, sedangkan warga terdampak saat ini mengungsi di rumah kerabatnya yang aman dari dampak bencana alam itu.

"Tentu warga terdampak yang lain kami bantu sesuai tingkat kerusakannya. Jadi BPBD prinsip penanggulangan bencana bukan ganti rugi, tapi sebenarnya bagaimana pemerintah masuk untuk meringankan beban masyarakat," katanya.

Dia juga menjelaskan Bupati Manggarai Herybertus GL Nabit telah mengunjungi langsung para korban, sedangkan BPBD Manggarai Barat tengah melakukan pendataan lebih lanjut untuk memberikan bantuan material bangunan berupa seng.

Baca juga: BPBD Mabar imbau warga waspada bencana banjir dan longsor

"Dinas Sosial Manggarai telah menyalurkan bantuan beras dan terpal karena saat ini musim hujan, sambil menunggu bantuan seng dari BPBD dan material kayu untuk rumah kami dorong masyarakat untuk sediakan mandiri," katanya.

Baca juga: PVMBG imbau warga antisipasi lahar hujan dari Lewotobi

Baca juga: Tim SAR Gabungan patroli di wilayah terdampak erupsi Lewotobi


Dia juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana alam yang terjadi di wilayah itu pada awal 2024.