524.265 keluarga di NTT mulai terima bansos PPKM mikro

id bansos, ntt, kota kupang

524.265 keluarga di NTT mulai terima bansos PPKM mikro

Kepala Bulog Divre NTT Asmal saay memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha.

...Untuk penerima BST jumlahnya mencapai 152.098 keluarga, sementara penerima PKH jumlahnya mencapai 372.167 penerima
Kupang (ANTARA) - Sebanyak 524.265 keluarga di Nusa Tenggara Timur mulai menerima bantuan sosial (bansos) pengaturan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Kepala Bulog Divisi Regional NTT, Asmal kepada wartawan di Kupang, Senin, (19/7)  mengatakan bahwa jumlah tersebut terdiri atas  penerima bantuan sosial tunai (BST) dan juga penerima program keluarga harapan (PKH).

"Untuk penerima BST jumlahnya mencapai 152.098 keluarga, sementara penerima PKH jumlahnya mencapai 372.167 penerima," katanya.

Bulog Divisi Regional NTT sendiri ujar Asmal per Senin (19/7) sudah mulai menyalurkan sejumlah bantuan sosial tersebut kepada masyarakat yang sudah terdaftar untuk mendapatkan bantuan itu.

Setiap warga ujar Asmal, mendapatkan bantuan 10 kilogram beras yang bertujuan untuk meringankan beban warga selama masa pandemi COVID-19.

"Kita harapkan hal ini dapat mengurangi beban dari keluarga penerima manfaat di masa pemberlakuaan PPMK mikro ini terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan," katanya

Lebih lanjut, program bansos PPKM Mikro itu merupakan program nasional, oleh karena itu diharapkan semua pihak dapat bekerja sama dalam mensukseskan program itu.

"Kita harapkan semuanya dapat bekerja sama sehingga program ini sukses, karena pemenuhan pangan bagi masyarakat ini merupakan program nasional demi kesejahteraan masyarakat yang terdampak oleh pandemi COVID-19 ini," ujar dia.

Baca juga: Presiden Jokowi minta penyaluran bansos tidak terlambat

Baca juga: Mensos sebut BST sudah disalurkan lewat PT Pos


Lebih lanjut kata dia penyaluran bantuan beras dilakukan di kantor bulog wilayah NTT dan dilakukan juga oleh kantor cabang pembantu yang tersebar di 10 kantor cabang dan cabang pembantu.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021