Bank NTT berhasil tukarkan Rp300 juta uang lusuh

id BI

Seorang staf Bank Indonesia (BI) menghitung uang lusuh saat dilaksanakannya proses penukaran saat digelarnya Ekspedisi Kas Keliling Pulau terluar, terdepan dan tertinggal (3T) di Desa Tamher Timur, Pulau Kesui, Maluku, Jumat (2/11/2018). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha)

"Ada sekitar Rp300 juta uang lusuh yang kami bawa dari kantor cabang dan di tukarkan di sini," kata Chris Langkamau.
Menanga, NTT (AntaraNews NTT) - Bank Nusa Tenggara Timur Cabang Larantuka di Kabupaten Flores Timur, berhasil menukarkan Rp300 juta uang lusuh dari masyarakat saat dilaksanakan Ekspedisi Kas Keliling pulau terluar, terdepan dan tertinggal (3T) di Desa Menanga, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT.

"Ada sekitar Rp300 juta uang lusuh yang kami bawa dari kantor cabang dan di tukarkan di sini," kata Pimpinan Bank NTT Cabang Larantuka, Flores Timur Chris Langkamau kepada Antara di Desa Menanga, Pulau Solor, NTT, Kamis (8/11).

Ia mengatakan ratusan juta uang tersebut didapat dari masyarakat di Kabupaten Flores Timur yang selama ini bertransaksi di Bank NTT Larantuka di pusat ibu kota Kabupaten Flores Timur.

Chris menambahkan ratusan juta uang baru yang sudah sudah ditukarkan itu akan dipersiapkan untuk menyambut liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

"Nanti setelah ditukarkan kepada kami uang yang baru ini, akan kami tukarkan kepada masyarakat di kabupaten ini dan juga dipersiapkan menyambut Natal dan Tahun Baru," tambah dia.

Tetapi, kata dia, jumlah itu masih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang jumlah uang baru untuk ditukarkan mencapai sekitar Rp500 juta.

Baca juga: Tim Ekspedisi Kas Keliling disambut tarian hedung

Jumlah tersebut tersebar di sejumlah cabang Bank NTT di setiap daerah di Flores Timur, yakni di Pulau Adonara tersebar di Kota Waiwerang, Desa Hingga, dan Desa Waiwadan.

Sementara itu di Pulau Solor hanya terdapat di Desa Pamangkayo, Kecamatan Solor Timur. Namun jika melebihi Rp500 juta maka pihaknya bisa mengambil dari sejumlah kas titipan di Maumere, Kabupaten Sikka atau di Lewoleba di Kabupaten Lembata.

Bank Indonesia sendiri untuk Ekspedisi Kas Keliling Pulau 3T khusus di Pulau Solor tepatnya di desa Menanga menyiapkan modal sekitar Rp7,3 miliar

Jumlah tersebut belum  tercapai karena sampai akhir penukaran uang lusuh, hanya ada sekitar RP2 miliaran saja yang berhasil ditukarkan kepada masyarakat.

Baca juga: BI lanjutkan Ekspedisi Kas Keliling di NTT
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar