Logo Header Antaranews Kupang

Pemkab Mabar menyiapkan dana Rp300 juta dukung Tour de EnTeTe

Kamis, 11 September 2025 04:36 WIB
Image Print
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi. (ANTARA/Gecio Viana)

Labuan Bajo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) menyiapkan dana sebesar Rp300 juta guna mendukung penyelenggaraan Tour de EnTeTe sebagai kegiatan yang dinilai akan semakin mempromosikan pariwisata dan perekonomian di daerah itu.

"Untuk mendukung kegiatan itu yang sudah disepakati Rp300 juta yang berasal dari APBD perubahan," kata Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi di Labuan Bajo, Rabu (10/9).

Ia menambahkan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) mendapatkan kehormatan sebagai tempat berakhirnya kegiatan Tour de EnTeTe pada 21 September 2025 mendatang.

"Tour de EnTeTe sebagai ajang promosi NTT secara keseluruhan, mungkin ada yang belum mengenal tentang NTT dengan event ini mempromosikan bahwa NTT itu sangat eksotik dan NTT khususnya di Labuan Bajo, Manggarai Barat ini layak dikunjungi dan dipastikan bahwa Kota Labuan Bajo kota adalah ramah masyarakatnya, indah panoramanya," ungkapnya.

Selanjutnya, ajang balap sepeda Tour de EnTeTe yang diikuti peserta dari 13 negara itu juga dinilai akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Penutupan di Labuan Bajo ini juga sebagai ajang untuk ke peningkatan ekonomi rakyat dan siapa yang paling beruntung terkait dengan kegiatan ini, kalau kita mau jujur kita yang ditunjuk sebagai tempat penutupan kegiatan," katanya.

Lebih lanjut, Pemkab Manggarai Barat juga telah berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk pengamanan kegiatan di Manggarai Barat serta persiapan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit di Labuan Bajo.

"Kami sudah siapkan fasilitas kesehatan seperti RS Siloam dan RSUD Komodo lalu saat peserta masuk ke Kecamatan Lembor sudah ada puskesmas di sana guna mencegah hal yang tidak kita inginkan, lalu tim kesehatan kita akan ikuti sejak perbatasan hingga berakhir di Labuan Bajo," katanya.

Sebelumnya, Etape perdana Tour de EnTeTe 2025 resmi dimulai dari halaman Kantor Gubernur NTT menuju Kabupaten Timor Tengah Utara dengan jarak 198,9 kilometer pada Rabu.

"Hari ini kita akan memulai sejarah baru di Nusa Tenggara Timur. Tour de EnTeTe adalah lomba balap sepeda internasional yang melibatkan 13 negara dengan rute terpanjang se-Indonesia. Kita ingin tunjukkan NTT siap di panggung dunia," kata Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat melepas peserta.

Sorak sorai dan tepuk tangan penonton mengiringi pengibaran bendera start oleh Gubernur Melki yang menandai dimulainya lomba balap sepeda bertaraf internasional tersebut.

Dalam etape perdana, para peserta akan menempuh jarak 198,9 kilometer dari Kupang menuju Kefamenanu, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara.

Tour de EnTeTe 2025 diikuti 80 pembalap dari 16 tim yang berasal dari 13 negara, yakni Indonesia, Malaysia Filipina, Australia, Inggris, Belanda, Iran, Mesir, Slovania, Afrika Selatan, Algeria, Prancis, dan China.

Melki menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Tour de EnTeTe akan membuka peluang lebih besar bagi NTT menjadi tuan rumah berbagai ajang internasional.

"Kalau ini berhasil kita selenggarakan dengan baik, ke depan, saya dan Wakil Gubernur sudah punya rencana membuat ajang internasional lain. Ada tinju internasional, NTT Fashion Week, lomba mancing, dan sebagainya," katanya.

Ia berharap seluruh peserta bisa menuntaskan etape panjang hingga garis akhir di Labuan Bajo.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026