Danrem 161/WS ajak masyarakat NTT jaga keamanan menjelang Pemilu 2024
Rabu, 6 September 2023 12:31 WIB
Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang (tengah) foto bersama peserta Silaturahmi Komunikasi Sosial di Kupang, Rabu, (6/9/2023). (ANTARA/HO-Kornelis Kaha)
Kupang (ANTARA) - Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur tetap menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.
"Kita ingin agar ada pemahaman yang sama di tengah masyarakat untuk tetap punya komitmen menjaga keamanan dan ketertiban. Walaupun ada perbedaan pilihan dan pandangan tetapi tidak meruncing dan membuat keretakan atau pertikaian di tengah masyarakat," katanya di Kupang, Rabu, (5/9/2023).
Hal ini dia sampaikan usai silaturahim komunikasi sosial dengan komponen masyarakat di Korem 161/Wira Sakti. Silaturahim menghadirkan tokoh agama, forum kerukunan umat beragama (FKUB), organisasi kemahasiswaan, dan pihak lain.
Ia mengatakan bahwa pertemuan atau diskusi bersama Korem 161/Wira Sakti itu sebagai bagian dari upaya positif yang kedepannya bisa terus dilakukan.
Dia mengatakan NTT yang dikenal dengan sebutan "Nusa Terindah Toleransinya" harus tetap dijaga dengan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai upaya untuk memecah belah kerukunan dan toleransi yang sudah terbangun selama ini.
Dia menilai bahwa NTT sebagai daerah dengan toleransi terindah, maka masyarakat jangan sampai lengah .
"Jangan lengah dengan julukan tersebut, jangan sampai ada yang tidak suka dan berusaha memecah belah kerukunan umat beragama yang ada di NTT ini," tambah dia.
Baca juga: Presiden Jokowi bilang jangan sampai urusan politik 2024 ganggu stabilitas ekonomi
Febriel mencontohkan wilayah Ambon yang terkenal dengan pelagandongnya, tetapi dalam perjalanan justru mudah disusupi orang dan kemudian terjadilah pertikaian.
Baca juga: Menkuham Yasonna Laoly minta jajarannya netral di Pemilu 2024
Dia mengakui bahwa saat Pemilu 2024 pasti akan muncul berbagai ujaran kebencian karena itu masyarakat harus teliti menyaring semua informasi yang muncul di masyarakat, khususnya di media sosial sehingga tidak mudah terprovokasi agar kondisi keamanan di NTT tetap terjaga dengan baik.
"Kita ingin agar ada pemahaman yang sama di tengah masyarakat untuk tetap punya komitmen menjaga keamanan dan ketertiban. Walaupun ada perbedaan pilihan dan pandangan tetapi tidak meruncing dan membuat keretakan atau pertikaian di tengah masyarakat," katanya di Kupang, Rabu, (5/9/2023).
Hal ini dia sampaikan usai silaturahim komunikasi sosial dengan komponen masyarakat di Korem 161/Wira Sakti. Silaturahim menghadirkan tokoh agama, forum kerukunan umat beragama (FKUB), organisasi kemahasiswaan, dan pihak lain.
Ia mengatakan bahwa pertemuan atau diskusi bersama Korem 161/Wira Sakti itu sebagai bagian dari upaya positif yang kedepannya bisa terus dilakukan.
Dia mengatakan NTT yang dikenal dengan sebutan "Nusa Terindah Toleransinya" harus tetap dijaga dengan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai upaya untuk memecah belah kerukunan dan toleransi yang sudah terbangun selama ini.
Dia menilai bahwa NTT sebagai daerah dengan toleransi terindah, maka masyarakat jangan sampai lengah .
"Jangan lengah dengan julukan tersebut, jangan sampai ada yang tidak suka dan berusaha memecah belah kerukunan umat beragama yang ada di NTT ini," tambah dia.
Baca juga: Presiden Jokowi bilang jangan sampai urusan politik 2024 ganggu stabilitas ekonomi
Febriel mencontohkan wilayah Ambon yang terkenal dengan pelagandongnya, tetapi dalam perjalanan justru mudah disusupi orang dan kemudian terjadilah pertikaian.
Baca juga: Menkuham Yasonna Laoly minta jajarannya netral di Pemilu 2024
Dia mengakui bahwa saat Pemilu 2024 pasti akan muncul berbagai ujaran kebencian karena itu masyarakat harus teliti menyaring semua informasi yang muncul di masyarakat, khususnya di media sosial sehingga tidak mudah terprovokasi agar kondisi keamanan di NTT tetap terjaga dengan baik.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Artikel - Merajut asa pemilu damai di perbatasan Indonesia - Timor Leste
05 February 2024 12:55 WIB, 2024
KPU Lembata utamakan distribusi logistik ke daerah tersulit dan terjauh
28 January 2024 17:54 WIB, 2024
Bawaslu NTT temukan empat dugaan pelanggaran Pemilu selama masa kampanye
27 January 2024 14:45 WIB, 2024
Bawaslu Kota Kupang temukan satu dugaan pelanggaran pemilu libatkan ASN
25 January 2024 12:59 WIB, 2024
Danrem 161/Wira Sakti ajak warga NTT jaga keamanan jelang Pemilu 2024
24 January 2024 23:01 WIB, 2024
Diskominfo NTT gandeng TNI-Polri melalui CyberLink cegah hoaks Pemilu
12 January 2024 17:11 WIB, 2024