Disnak Rote Ndao beri bantuan bibit bagi peternak
Jumat, 21 Juni 2024 8:00 WIB
Ilustrasi - Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Max Sombu menyerahkan bantuan hewan kurban, di Rote Ndao, NTT, Sabtu (15/6/2024). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Kupang (ANTARA) - Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) memberi bantuan 327 bibit ternak bagi petani peternak untuk memperbaiki mutu genetik ternak di kabupaten tersebut.
"Bantuan yang diberikan berupa bibit hasil seleksi yang baik supaya secara perlahan kita perbaiki mutu genetik ternak di Rote Ndao," kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao Hermanus Haning ketika dihubungi dari Kupang, Kamis, (20/6).
Ia menjelaskan bantuan bibit ternak yang diberikan bagi peternak tersebar di semua kecamatan dengan rincian bibit babi 193 ekor, sapi 53 ekor, dan kambing 81 ekor.
Bibit ternak yang diberikan pun telah diseleksi terlebih dahulu dan menghindari perkawinan sedarah agar adanya peningkatan kualitas ternak di Rote Ndao.
Khusus ternak babi, kata dia, bantuan ternak diberikan sebagai bentuk stimulan kepada para petani peternak yang sebelumnya terkena dampak penyakit African Swine Fever (ASF) tiga tahun terakhir.
Ia menyebut banyak peternak babi yang mengalami kerugian akibat penyakit tersebut.
Walaupun bantuan itu dinilainya belum sebanding dengan kerugian yang dialami peternak, ia optimis bantuan bibit babi dapat membantu para peternak untuk kembali beternak babi.
"Kita perlu lakukan restoking kembali paling tidak membantu peternak yang mengalami kerugian akibat kematian babi," ucapnya.
Tak hanya untuk perbaikan mutu genetik ternak, Herman berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya.
Baca juga: Mabar tangani ternak berkeliaran di Labuan Bajo
Dengan demikian, hasil dari bantuan itu nantinya bisa maksimal bagi peningkatan perekonomian masyarakat.
Baca juga: Pemda Nagekeo hentikan sementara perdagangan ternak babi di pasar hewan
"Untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga petani peternak," kata dia menjelaskan.*
"Bantuan yang diberikan berupa bibit hasil seleksi yang baik supaya secara perlahan kita perbaiki mutu genetik ternak di Rote Ndao," kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao Hermanus Haning ketika dihubungi dari Kupang, Kamis, (20/6).
Ia menjelaskan bantuan bibit ternak yang diberikan bagi peternak tersebar di semua kecamatan dengan rincian bibit babi 193 ekor, sapi 53 ekor, dan kambing 81 ekor.
Bibit ternak yang diberikan pun telah diseleksi terlebih dahulu dan menghindari perkawinan sedarah agar adanya peningkatan kualitas ternak di Rote Ndao.
Khusus ternak babi, kata dia, bantuan ternak diberikan sebagai bentuk stimulan kepada para petani peternak yang sebelumnya terkena dampak penyakit African Swine Fever (ASF) tiga tahun terakhir.
Ia menyebut banyak peternak babi yang mengalami kerugian akibat penyakit tersebut.
Walaupun bantuan itu dinilainya belum sebanding dengan kerugian yang dialami peternak, ia optimis bantuan bibit babi dapat membantu para peternak untuk kembali beternak babi.
"Kita perlu lakukan restoking kembali paling tidak membantu peternak yang mengalami kerugian akibat kematian babi," ucapnya.
Tak hanya untuk perbaikan mutu genetik ternak, Herman berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya.
Baca juga: Mabar tangani ternak berkeliaran di Labuan Bajo
Dengan demikian, hasil dari bantuan itu nantinya bisa maksimal bagi peningkatan perekonomian masyarakat.
Baca juga: Pemda Nagekeo hentikan sementara perdagangan ternak babi di pasar hewan
"Untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga petani peternak," kata dia menjelaskan.*
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga amankan barang dan ternak dari desa terdampak erupsi Lewotobi
15 November 2024 15:41 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB