Angin puting beliung hancurkan sejumlah rumah di Kupang
Kamis, 28 Februari 2019 15:42 WIB
Sebuah kendaraan roda empat tertimpa pohon yang patah akibat angin puting beliung yang menerjang wilayah Liliba, Kota Kupang, Kamis (28/2). (ANTARA Foto/ist).
Kupang (ANTARA) - Sejumlah rumah di Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur rubuh dihantam angin puting beliung yang terjadi pada pukul 14.40 WITA.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang Abraham Ade Manafe ketika dikonfirmasi Antara di Kupang, Kamis (28/2) sore mengatakan bahwa dirinya belum mendapatkan data sementara berapa rumah yang rusak akibat angin tersebut.
"Saya belum dapat data sementara. Saat ini petugas masih lakukan pendataan di lokasi," katanya.
Ade Manafe menambahkan bahwa, pihaknya juga baru mendapatkan informasi setelah sejumlah warga yang rumahnya terdampak akibat angin puting beliung itu melaporkan ke BPBD kota Kupang.
Data sementara, kata dia, baru akan disampaikan setelah seluruh tim yang ditugaskan ke lapangan untuk mengecek melaporkan hasil pengecekannya. Selain itu, pihaknya juga mendata jika ada korban jiwa dalam kejadian puting beliung tersebut.
Sebelumnya BMKG memberikan peringatan dini cuaca di NTT khususnya di Kota Kupang terkait hujan sedang-lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah ibu kota provinsi NTT itu.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat musim penghujan seperti saat ini, khususnya saat hujan yang disertai dengan angin.
Baca juga: Angin kencang rontokan 51 rumah di NTT
Baca juga: Dua SD di Kabupaten Kupang diterjang puting beliung
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang Abraham Ade Manafe ketika dikonfirmasi Antara di Kupang, Kamis (28/2) sore mengatakan bahwa dirinya belum mendapatkan data sementara berapa rumah yang rusak akibat angin tersebut.
"Saya belum dapat data sementara. Saat ini petugas masih lakukan pendataan di lokasi," katanya.
Ade Manafe menambahkan bahwa, pihaknya juga baru mendapatkan informasi setelah sejumlah warga yang rumahnya terdampak akibat angin puting beliung itu melaporkan ke BPBD kota Kupang.
Data sementara, kata dia, baru akan disampaikan setelah seluruh tim yang ditugaskan ke lapangan untuk mengecek melaporkan hasil pengecekannya. Selain itu, pihaknya juga mendata jika ada korban jiwa dalam kejadian puting beliung tersebut.
Sebelumnya BMKG memberikan peringatan dini cuaca di NTT khususnya di Kota Kupang terkait hujan sedang-lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah ibu kota provinsi NTT itu.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat musim penghujan seperti saat ini, khususnya saat hujan yang disertai dengan angin.
Baca juga: Angin kencang rontokan 51 rumah di NTT
Baca juga: Dua SD di Kabupaten Kupang diterjang puting beliung
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di NTT hingga 4 Februari 2026
02 February 2026 12:45 WIB
BMKG mengimbau nelayan-pelaku wisata Labuan Bajo waspada awan Cumulonimbus
10 November 2025 17:39 WIB
BMKG imbau nelayan dan pelaku wisata waspada angin kencang di Labuan Bajo
03 September 2025 12:53 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB