Kupang (AntaraNews NTT) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai menata kawasan Pasar Oesao untuk memberi rasa nyaman bagi para pedagang dan konsumen saat berada dalam kawasan pasar modern tersebut.

"Pasar modern Oesao yang berjarak sekitar 28 km timur Kupang itu sudah selesai dikerjakan pada 2017 dengan menghabiskan dana dari APBN sebesar Rp7 miliar, namun masih perlu ditata agar tidak terkesan semrawut dan kotor," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kupang Titus Anin ketika dihubungi Antara di Kupang, Sabtu.

Pasar Oesao merupakan pasar terbesar di Kabupaten Kupang, namun belum memiliki bangunan pasar sehingga para pedagang meluber sampai ke tepi jalan Timor Raya yang kemudian memicu terjadinya kemacetan lalu lintas di kawasan pasar tersebut.

Anin mengatakan, pasar modern Oesao yang telah rampung dikerjakan itu memiliki 30 kios dan 90 lapak untuk ditempati para pedagang yang beraktivitas di pasar yang terletak di wilayah Kecamatan Kupang Timur itu.

Selain itu, kata dia, pasar Oesao juga dilengkapi lahan parkir dan lokasi bongkar muat barang milik pedagang.

Ia mengatakan, tersedianya lahan parkir dan area bongkar muat barang maka tidak terjadi lagi adanya aktifitas bongkar muat barang dilakukan pedagang di ruas jalan Timor Raya.

"Kita akan melakukan penataan terhadap kawasan pasar ini sebaik mungkin sehingga pasar Oesao menjadi contoh dalam penataan kawasan pasar di daerah ini," kata Anin menegaskan.

Pewarta : Benediktus Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2024