Banjir di Nagekeo rusak badan jalan Nangaroro-Maunori
Kamis, 30 Juni 2022 16:36 WIB
Sejumlah orang di lokasi bekas banjir di Desa Podenura, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (30/6/2022) (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Labuan Bajo (ANTARA) - Banjir akibat hujan deras yang mengguyur Desa Podenura, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur merusak badan jalan yang menghubungkan jalur Kecamatan Nangaroro ke Keo Tengah (Maunori) sejak Kamis siang.
"Banjir siang hari ini merusak badan jalur Nangaroro-Maunori dan sudah meluap memasuki area perkampungan," kata Kepala Desa Podenura Anselmus Nuwa ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Kamis, (30/6/2022) sore.
Banjir akibat hujan deras sejak Rabu (29/6) itu mengakibatkan ruas jalan terputus sehingga kendaraan roda dua dan empat dari dua arah tidak bisa melintas.
Tidak ada jalur alternatif lain yang menghubungkan dua kecamatan itu.
Saat ini, banyak pengguna jalan dari arah Kecamatan Keo Tengah terjebak di Desa Podenura karena banjir.
Hujan masih mengguyur daerah itu.
Akibat banjir yang sudah meluap, satu kios warga terendam air.
Anselmus menjelaskan warga bergotong royong mengurangi risiko yang ditimbulkan banjir. Alat berat berupa ekskavator milik pengusaha di lokasi tersebut digunakan pula untuk penanganan darurat. Banjir akibat hujan deras yang mengguyur Desa Podenura di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur telah menyebabkan satu kios warga terendam air, Kamis (30/6/2022) (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
"Sedianya ekskavator ini tidak bisa digunakan, ada kerusakan, tapi dipaksakan. Kita hanya berusaha untuk mencegah supaya banjir jangan sampai meluap ke perkampungan di Desa Podenura," ucap dia.
Baca juga: Banjir rendam puluhan rumah warga di Sumba Timur
Baca juga: Pempus kucurkan Rp150,3 miliar untuk pengendalian banjir di NTT
"Banjir siang hari ini merusak badan jalur Nangaroro-Maunori dan sudah meluap memasuki area perkampungan," kata Kepala Desa Podenura Anselmus Nuwa ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Kamis, (30/6/2022) sore.
Banjir akibat hujan deras sejak Rabu (29/6) itu mengakibatkan ruas jalan terputus sehingga kendaraan roda dua dan empat dari dua arah tidak bisa melintas.
Tidak ada jalur alternatif lain yang menghubungkan dua kecamatan itu.
Saat ini, banyak pengguna jalan dari arah Kecamatan Keo Tengah terjebak di Desa Podenura karena banjir.
Hujan masih mengguyur daerah itu.
Akibat banjir yang sudah meluap, satu kios warga terendam air.
Anselmus menjelaskan warga bergotong royong mengurangi risiko yang ditimbulkan banjir. Alat berat berupa ekskavator milik pengusaha di lokasi tersebut digunakan pula untuk penanganan darurat. Banjir akibat hujan deras yang mengguyur Desa Podenura di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur telah menyebabkan satu kios warga terendam air, Kamis (30/6/2022) (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
"Sedianya ekskavator ini tidak bisa digunakan, ada kerusakan, tapi dipaksakan. Kita hanya berusaha untuk mencegah supaya banjir jangan sampai meluap ke perkampungan di Desa Podenura," ucap dia.
Baca juga: Banjir rendam puluhan rumah warga di Sumba Timur
Baca juga: Pempus kucurkan Rp150,3 miliar untuk pengendalian banjir di NTT
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian PU dan TNI bangun jembatan darurat di Nagekeo terdampak banjir
20 September 2025 8:26 WIB
Pembalap Tour de Entete sumbangkan hadiah untuk korban banjir do Nagekeo NTT
19 September 2025 4:12 WIB
Empat anjing pelacak dikerahkan cari korban banjir bandang di Nagekeo NTT
18 September 2025 11:46 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Sebanyak 391 calon haji Indonesia kloter pertama diberangkatkan ke Tanah Suci
22 April 2026 6:59 WIB