
Pemkab Kupang targetkan penandaan 35.000 ekor sapi

Kami menargetkan penandaan ternak pada 2023 mencapai 35.000 ekor ternak sapi sehingga bisa membantu pemerintah melakukan pendataan dan pemantauan...
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur menargetkan penandaan atau pemasangan ear tag kode tertentu pada telinga 35.000 sapi ternak guna memudahkan pemerintah setempat dalam pemantau pemeliharaan ternak yang dilakukan para ternak di daerah itu.
"Kami menargetkan penandaan ternak pada 2023 mencapai 35.000 ekor ternak sapi sehingga bisa membantu Dinas Peternakan dalam melakukan pendataan dan pemantauan kondisi kesehatan ternak," kata Bupati Kupang Korinus Masneno di Kupang, Selasa, (11/4/2023).
Bupati Korinus Masneno mengatakan hal itu terkait dukungan pemerintah dalam pembangunan sektor peternakan di Kabupaten Kupang.
Korinus Masneno mengatakan Kabupaten Kupang merupakan salah satu kabupaten di provinsi berbasis kepulauan ini yang menjadi gudang ternak sekaligus sebagai daerah pemasok ternak potong untuk kebutuhan pasar di Pulau Jawa dan Kalimantan, sehingga upaya menjaga populasi ternak terus dilakukan pemerintah.
Ia mengatakan populasi ternak di Kabupaten Kupang hingga Maret 2023 tercatat 304.056 ekor khusus untuk Sapi tersebar di 24 kecamatan di wilayah itu.
Menurut dia, dari 304.056 ribu ternak sapi di Kabupaten Kupang yang telah dilakukan penandaan atau pemasangan ear tag mencapai 12.467 ekor sapi merupakan milik peternak di Kabupaten Kupang.
Ia menjelaskan sesuai target yang dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Kupang penandaan atau pemasangan ear tag pada 2023 dilakukan terhadap 35.000 ekor sapi terutama pada daerah-daerah kantong ternak sapi seperti wilayah Amarasi, Amfoang, Fatuleu dan Semau serta Kupang Barat.
"Kami berharap masyarakat Kabupaten Kupang yang punya ternak sapi untuk segera melakukan penandaan sehingga bisa memudahkan petugas penyuluh pada bidang peternakan melakukan pendampingan maupun vaksin dalam mengantisipasi adanya penyakit menular pada ternak," kata Korinus Masneno.
Ia berharap para peternak di Kabupaten Kupang untuk dapat menyediakan kandang jepit secara mandiri untuk percepatan pelaksanaan ear tag pada ternak sapi.
Baca juga: 500.000 ekor ternak babi di NTT mati akibat virus ASF
Baca juga: Nagekeo intensifkan pengawasan ternak dari luar daerah
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor:
Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
