Dua zona musim di NTT belum masuki musim kemarau

id zona musim ntt,bmkg ntt,zom ntt,musim kemarau ntt,kekeringan ntt

Dua zona musim di NTT belum masuki musim kemarau

Tangkapan layar peta zona musim wilayah NTT yang dipublikasikan Stasiun Klimatologi NTT BMKG, Sabtu (3/6/2023). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

hlHanya dua wilayah zom tersebut yang belum memasuki musim kemarau, sedangkan 26 zom lainnya di NTT sudah memasuki musim kemarau tahun ini...
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan dua dari 28 zona musim (zom) di wilayah Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum memasuki musim kemarau 2023.

"Ada dua wilayah zom yang belum memasuki musim kemarau yaitu zom 486 dan zom 491 di Pulau Timor," kata Kepala Stasiun Klimatologi NTT BMKG Rahmattulloh Adji di Kupang, Sabtu, (3/6/2023).

Ia menyampaikan hal itu berkaitan dengan pemantauan musim kemarau tahun 2023 di wilayah NTT yang diperbaharui per 1 Juni.

Adji menjelaskan hanya dua wilayah zom tersebut yang belum memasuki musim kemarau, sedangkan 26 zom lainnya di NTT sudah memasuki musim kemarau tahun ini.

Kedua wilayah zom itu, masing-masing zom 486 mencakup Kabupaten Kupang bagian timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan bagian utara, dan Kabupaten Timor Tengah Utara bagian barat. Kemudian zom 491 mencakup Timor Tengah Selatan bagian timur, Timor Tengah Utara bagian selatan, dan Kabupaten Malaka bagian selatan.

Adji mengatakan warga di wilayah yang belum memasuki musim kemarau atau masih diguyur hujan tetap perlu mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Di sisi lain, kata dia, curah hujan yang ada dapat dimanfaatkan untuk menambah persediaan air untuk menghadapi dampak musim kemarau.

"Sisa curah hujan yang ada dapat ditampung secara baik sebagai persediaan untuk kebutuhan selama musim kemarau," katanya.

Adji juga mengimbau warga di wilayah zom yang telah memasuki musim kemarau agar selalu siaga menghadapi dampak musim kemarau, terutama potensi ancaman bencana kekeringan.

Selain itu untuk mencegah munculnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kata dia, hindari tindakan yang dapat memicu titik api di area terbuka yang terdapat tumpukan dan atau rumput kering yang mudah tersambar api.


Baca juga: BMKG imbau waspada angin kencang di NTT





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Dua zona musim di Pulau Timor NTT belum masuk musim kemarau