Labuan Bajo (ANTARA) - Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan pelatihan penyusunan paket wisata dan pemasaran digital bagi kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Warloka Pesisir guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke sejumlah spot wisata di desa tersebut.
"Desa Wisata Warloka Pesisir ini sangat strategis karena memiliki aksesibilitas yang baik, jalan bagus dan tidak jauh dari Kota Labuan Bajo," kata fasilitator program Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fasmadewi) Marianus Marselus di Labuan Bajo, Kamis.
Pelatihan yang menghadirkan narasumber Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Provinsi NTT Oyan Kristian dan Ketua Pokdarwis Desa Coal Alfonsius Sumarno Patut itu merupakan paket pelatihan bagi Pokdarwis Desa Wisata Warloka Pesisir tahun 2025.
Marianus menjelaskan anggota pokdarwis dalam pelatihan itu dilatih untuk meningkatkan kemampuan mengelola potensi wisata yang lebih profesional dan berkualitas sehingga meningkatkan pelayanan kepada wisatawan.
Baca juga: Pemkab Mabar Inovasi Simabaresti tekan AKB dan AKI
Baca juga: Pemkab Mabar meminta Kopdes Merah Putih dukung Program MBG
Selanjutnya, anggota pokdarwis dilatih untuk memahami tentang cara menggabungkan berbagai komponen pariwisata seperti transportasi, akomodasi, atraksi, kuliner, budaya, pergelaran seni menjadi paket wisata yang terintegrasi serta menarik untuk ditawarkan kepada wisatawan.
"Mereka buat produk wisata untuk desa wisata, salah satunya yang berhasil mereka buat adalah paket wisata untuk Bukit Anjungan, Camping Ground Situs Batu Meja, snorkeling di Pulau Stroberi, Pasar Barter, Wisata Edukasi Mangrove, sejarah Kampung Nelayan dan atraksi kebudayaan," katanya.
Marianus menambahkan Desa Wisata Warloka Pesisir merupakan desa wisata yang dinilai memiliki atraksi wisata yang lengkap dari wisata budaya, daratan, laut dan sejarah yang dinilai akan menarik wisatawan.
Berdasarkan data kunjungan wisatawan sejak Januari-Oktober 2025, lebih dari 3.000 wisatawan lokal dan nusantara telah mengunjungi berbagai spot wisata di Desa Wisata Warloka Pesisir.
"Selain pelatihan pembuatan paket wisata, pokdarwis dibekali dengan kemampuan digital marketing. Pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan Pokdarwis dalam mencari market yang lebih luas melalui berbagai platform media sosial, disamping membangun kemitraan dengan agen perjalanan wisata dan hotel" katanya.
Sebelumnya, Kepala Disparekrafbud Manggarai Barat Stefanus Jemsifori menyatakan terus mendorong kesiapan desa wisata di Manggarai Barat agar siap menyambut kunjungan wisatawan melalui program unggulan Fasmadewi selama dua tahun terakhir.
"Kami harapkan melalui program ini penyebaran wisatawan bisa lebih merata di daerah ini, sekaligus menambah lama tinggal wisatawan di sini," katanya.

