Logo Header Antaranews Kupang

Gubernur NTT: Pentingnya peran keluarga dalam menjaga masa depan generasi muda

Kamis, 16 April 2026 14:23 WIB
Image Print
Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Lana Lena (tengah) berpose dengan Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi NTT Faisal Fahmi saat penyerahan piagam penghargaan di Kupang, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Kornelis Kaha

Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Lana Lena menilai peran penting keluarga dalam menjaga masa depan generasi muda.

"Kalau keluarga kita melemah, generasi muda atau generasi masa depan kita juga akan terancam dan ini bukan masalah kecil," katanya di Kupang, Kamis.

Dia mengatakan hal ini saat menyampaikan sambutan acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana NTT 2026.

Dia mengatakan saat ini peran orang tua, yakni ayah dan ibu, terhadap anak-anaknya kurang. Peran itu tergantikan dengan gawai.

Anak-anak dibiarkan bergaul dengan gawai sehingga gawai tersebut seperti mengambil peran orang tua dalam mendidik anak.

Dia menyoroti keluarga yang sudah meninggalkan kebiasaan makan bersama di satu meja makan, main bersama, dan berdoa bersama, sehingga peran itu terasa hilang.

"Momen-momen kebersamaan itu sekarang hilang. Padahal di saat-saat seperti itu terbentuk karakter anak," ujar dia.

Dia menyatakan khawatir jika peran orang tua terhadap anak hilang maka masa depan anak-anak akan hilang dan generasi muda akan kehilangan arah.

Oleh karena itu, kata dia, program Keluarga Berencana (KB) yang dijalankan BKKBN tetap menjadi program strategis karena menyentuh langsung akar persoalan pembangunan, yakni keluarga.

"Saya berharap rakorda ini bisa menghasilkan sesuatu yang baru, terutama dalam hal keluarga, sehingga memberikan arah yang positif bagi generasi muda kita," ujar dia.

Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi NTT Faisal Fahmi mengatakan Program Bangga Kencana pilar strategis pembangunan nasional yang berperan penting mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

"Program ini merupakan pilar strategis dalam pembangunan nasional yang berperan penting dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045, yaitu Indonesia dengan sumber daya manusia yang unggul, sehat, produktif, berdaya saing, serta berkarakter," ujar dia.

Dia menilai keluarga sebagai unit sosial terkecil memiliki posisi sentral dalam membentuk kualitas manusia Indonesia sejak tahap paling awal dalam siklus kehidupan.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026