
Gubernur Luncurkan Rastra 2017

"Menurut rencana launching baru akan dilakukan pada 7 Maret di Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan," kata Minggus Foes.
Kupang (Antara NTT) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya akan meluncurkan (launching) program beras sejahtera (Rastra) 2017 untuk kepala keluarga penerima sasaran di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini pada 7 Maret mendatang.
"Menurut rencana launching baru akan dilakukan pada 7 Maret di Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan," kata Kepala Bidang Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Divre NTT Minggus Foes di Kupang, Rabu.
Dia mengatakan sampai sejauh ini Bulog Divre NTT belum mengetahui kuota rastra untuk NTT, karena baru akan diluncurkan Gubernur Lebu Raya pada 7 Maret 2017.
Dia menjamin bahwa kualitas rastra 2017 laik dikonsumsi oleh keluarga penerima sasaran.
Sejak 2015, kata dia, upaya perbaikan kualitas beras terus dilakukan oleh Bulog Divre NTT sehingga tidak ada lagi komplain terkait dengan buruknya kualitas beras.
Perum Bulog juga mengeluarkan kebijakan langsung mengganti beras yang dinilai tidak laik konsumsi sesaat setelah dilaporkan melalui pihak kelurahan.
Secara terbuka, manajemen Bulog juga sudah mengajak pemerintah, terutama para lurah dan camat sebagai eksekutor penyaluran rastra kepada masyarakat, untuk datang dan melihat langsung stok dan kondisi beras yang akan disalurkan.
"Ini bagian dari transparansi pelayanan lembaga itu kepada publik," katanya dan menambahkan pihaknya akan menyalurkan langsung rastra ke kecamatan untuk seterusnya kepada keluarga penerima sasaran melalui kelurahan.
Kepala Dinas Sosial Kota Kupang Felisberto Amaral terpisah mengatakan secara akumulatif saat ini tercatat ada 14.242 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS) yang masuk dalam kelompok penerima rastra nasional sebanyak 12.491 RTS dan 1.751 RTS untuk penerima program beras sejahtera daerah.
Dari alokasi penerima manfaat itu, katanya, untuk program rastra nasional pada setiap tahun teralokasi dalam APBD Kota Kupang sebasar Rp3,5 miliar dan untuk program rastra daerah teralokasi Rp2,4 miliar.
Terhadap jumlah penerima manfaat itu, Pemerintah Kota Kupang sedang mengajukan penambahan jumlah keluarga penerima rastra ke Menteri Sosial di Jakarta.
Dia mengatakan pihaknya sudah mengusulkan 6.000 RTS ke Menteri Sosial agar bisa dimasukkan sebagai penerima rastra nasional.
"Banyak masukan dan data yang kami temui di lapangan, dimana ada warga dan rumah tangga yang benar-benar layak dapat rastra, namun tidak lagi diberikan, dan data yang kami bisa berikan sebagai data perubahan sebanyak 6.000 RTS," katanya.
Pewarta : Yohanes Adrianus
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
