Manggarai Barat perketat pengawasan pelabuhan cegah COVID-19

id ntt,kupang,pelabuhan manggarai barat,covid-19

Manggarai Barat perketat pengawasan pelabuhan cegah COVID-19

Tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur sedang melakukan tes cepat COVID-19 terhadap awak kapal pesiar di daerah itu. (Antara/HO- Dinas Kominfo Kabupaten Manggarai Barat.)

Kami terus melakukan deteksi dini terhadap para penumpang kapal yang masuk ke Labuan Bajo melalui pemeriksaan tes cepat COVID-19 untuk mengantisipasi ada penyebaran kasus COVID-19 di Manggarai Barat
Kupang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur memperketat pengawasan di pelabuhan laut Labuan Bajo guna mengantisipasi meningkatnya penyebaran COVID-19 di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami ketika dihubungi ANTARA, Senin, (13/7)  mengatakan hal itu menyusul ditemukan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang merupakan pelaku perjalanan ke daerah itu dengan menumpang KM feri Sangke Palangga, pada pekan lalu.

Baca juga: Potensi penyebaran COVID-19 di Manggarai Barat masih tinggi

Ia mengatakan, tim gugus tugas mulai memperketat pengawasan pada pintu masuk pelabuhan laut Labuan Bajo setelah satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 merupakan pelaku perjalanan dari Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami terus melakukan deteksi dini terhadap para penumpang kapal yang masuk ke Labuan Bajo melalui pemeriksaan tes cepat COVID-19 untuk mengantisipasi ada penyebaran kasus COVID-19 di Manggarai Barat,"tegasnya.

Dia mengatakan, meningkatnya kapal masuk dari Makassar menjadi tantangan bagi daerah itu dalam mencegah penyebaran COVID-19.

Menurut dia, tim gugus tugas sempat melakukan tes cepat terhadap 118 orang penumpang kapal penumpang pada Minggu (12/7/2020) dini hari dan diketahui ada 8 orang penumpang yang terindikasi reaktif COVID-19.

"Kami akan melakukan pemeriksaan swab terhadap delapan penumpang itu sebelum pulang ke daerahnya," kata Paulus mami.

Baca juga: Manggarai Barat belum cairkan insentif bagi petugas medis COVID-19

Paulus Mami mengatakan, masih terdapat delapan orang pasien positif COVID-19 di kabupaten ujung barat pulau Flpres itu yang sedang dalam perawatan medis dari 18 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Sudah 10 orang pasien positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Manggarai Barat," ujarnya. 

 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar