Johny Asadoma harapkan dukungan PAN untuk maju jadi Bakal Cagub NTT
Jumat, 26 April 2024 18:10 WIB
Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol (Pur) Johanis Asadoma berkas atau dokumennya kepada PAN NTT di Kupang, Jumat (26/4). ANTARA/Kornelis Kaha
Kupang (ANTARA) - Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol (Pur) Johanis Asadoma berharap mendapatkan dukungan penuh dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) NTT untuk maju menjadi bakal calon Gubernur NTT saat mendaftar ke partai tersebut, Jumat, (26/4/2024) sore.
"PAN saat Pemilu 2024 berhasil mendapatkan empat kursi di DPRD NTT saya rasa ini merupakan satu tambahan kekuatan untuk bergabung dengan koalisi-koalisi lainnya sehingga bisa mendukung saya maju menjadi calon gubernur NTT," katanya.
Hal ini disampaikannya saat memberikan kata sambutan ketika mendaftar melalui Partai PAN untuk maju menjadi Bakal Calon Gubernur NTT yang akan bertarung pada Pilkada Serentak pada November mendatang.
Sebelumnya mantan Kadiv Hubinter Polri itu sempat mendaftar ke dua partai lainnya, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra dan terakhir pekan lalu mendaftar melalui DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
PAN merupakan partai ketiga yang didatanginya untuk meminta dukungan maju sebagai calon Gubernur NTT .
Dalam sambutannya dia menyebutkan sejumlah karirnya. Sebagai putra daerah dan. Karir yang panjang selama 34,5 tahun di Polri serta jabatan terakhir sebagai Wakapolda dan Kapolda NTT.
Ayah berasal dari Alor dan ibu dari Rote, Johni menghabiskan pendidikannya di Kota Kupang mulai dari SD sampai SMA, serta karir yang gemilang di cabang olahraga tinju.
“Modal-modal ini akan membentuk karakter tersendiri dan kapasitas saya mungkin akan berguna ketika saya maju dalam konstentasi pemilihan gubernur, dan apabila Tuhan berkenan menjadi gubernur Nusa Tenggara Timur,” tambah dia.
Dia juga berharap bantuan dari DPW PAN NTT untuk ikut membantu melobi para petinggi PAN di DPP, agar bisa menerima dirinya sebagai bakal calon gubernur NTT yang diusung.
Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan dalam sambutannya mengatakan bahwa mereka bangga karena Johni mendaftarkan dirinya melalui PAN untuk maju menjadi bakal calon Gubernur NTT
Baca juga: Bupati Mabar ajak semua pihak sukseskan Pilkada 2024
Baca juga: KPU Lembata sebut anggaran pilkada sudah cair 40 persen
Baca juga: Jhony Asadoma daftar jadi bakal calon gubernur NTT melalui PSI
Ahmad Yohan mengatakan, Johni Asadoma tidak hanya mengharumkan nama NTT, tetapi juga nama Bangsa Indonesia sebab pernah memimpin kontingen garuda Bhayangkara ke Darfur di Sudan, selain itu juga mengharumkan nama Indonesia dalam olahraga tinju.
Dia mengatakan selain Johni sudah ada delapan calon yang sudah mengambil formulir dan mendaftar. Lebih lanjut kata dia PAN tidak akan meminta mahar kepada mereka yang mendaftar.
"PAN saat Pemilu 2024 berhasil mendapatkan empat kursi di DPRD NTT saya rasa ini merupakan satu tambahan kekuatan untuk bergabung dengan koalisi-koalisi lainnya sehingga bisa mendukung saya maju menjadi calon gubernur NTT," katanya.
Hal ini disampaikannya saat memberikan kata sambutan ketika mendaftar melalui Partai PAN untuk maju menjadi Bakal Calon Gubernur NTT yang akan bertarung pada Pilkada Serentak pada November mendatang.
Sebelumnya mantan Kadiv Hubinter Polri itu sempat mendaftar ke dua partai lainnya, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra dan terakhir pekan lalu mendaftar melalui DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
PAN merupakan partai ketiga yang didatanginya untuk meminta dukungan maju sebagai calon Gubernur NTT .
Dalam sambutannya dia menyebutkan sejumlah karirnya. Sebagai putra daerah dan. Karir yang panjang selama 34,5 tahun di Polri serta jabatan terakhir sebagai Wakapolda dan Kapolda NTT.
Ayah berasal dari Alor dan ibu dari Rote, Johni menghabiskan pendidikannya di Kota Kupang mulai dari SD sampai SMA, serta karir yang gemilang di cabang olahraga tinju.
“Modal-modal ini akan membentuk karakter tersendiri dan kapasitas saya mungkin akan berguna ketika saya maju dalam konstentasi pemilihan gubernur, dan apabila Tuhan berkenan menjadi gubernur Nusa Tenggara Timur,” tambah dia.
Dia juga berharap bantuan dari DPW PAN NTT untuk ikut membantu melobi para petinggi PAN di DPP, agar bisa menerima dirinya sebagai bakal calon gubernur NTT yang diusung.
Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan dalam sambutannya mengatakan bahwa mereka bangga karena Johni mendaftarkan dirinya melalui PAN untuk maju menjadi bakal calon Gubernur NTT
Baca juga: Bupati Mabar ajak semua pihak sukseskan Pilkada 2024
Baca juga: KPU Lembata sebut anggaran pilkada sudah cair 40 persen
Baca juga: Jhony Asadoma daftar jadi bakal calon gubernur NTT melalui PSI
Ahmad Yohan mengatakan, Johni Asadoma tidak hanya mengharumkan nama NTT, tetapi juga nama Bangsa Indonesia sebab pernah memimpin kontingen garuda Bhayangkara ke Darfur di Sudan, selain itu juga mengharumkan nama Indonesia dalam olahraga tinju.
Dia mengatakan selain Johni sudah ada delapan calon yang sudah mengambil formulir dan mendaftar. Lebih lanjut kata dia PAN tidak akan meminta mahar kepada mereka yang mendaftar.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua DPR: Revisi UU Pilkada belum dibahas karena pelaksanaannya masih lama
13 January 2026 13:52 WIB
Survei Denny JA: Suara elit parpol terkait pilkada DPRD tak diamini konstituen
07 January 2026 17:44 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di perairan NTT pada 20-23 Maret 2026
20 March 2026 17:47 WIB
Pemantauan hilal 1 Syawal 1447 Hijriah di NTT terkendala cuaca mendung berawan
19 March 2026 20:31 WIB
Undana siap jadi mitra strategis Polri guna mewujudkan Smart Policing di NTT
16 March 2026 16:19 WIB
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di perairan NTT pada 16-19 Maret 2026
16 March 2026 10:15 WIB