Polres Kupang gelar rakor percepatan vaksinasi COVID-19
Kamis, 21 April 2022 5:53 WIB
Kepolisian Polres Kupang, Polda Nusa Tenggara Timur, AKBP FX Irwan Arianto. ANTARA/Benny Jahang
Kupang (ANTARA) - Kepolisian Polres Kupang, Polda Nusa Tenggara Timur menggelar rapat koordinasi dalam rangka untuk mempercepat capaian vaksinasi COVID-19 di wilayah Kabupaten Kupang yang hingga saat ini masih rendah.
Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto usai melakukan rapat koordinasi percepatan capaian vaksinasi di Mapolres Kupang, Rabu, (20/4) mengatakan data capaian vaksinasi di daerah itu masih rendah sehingga perlu dilakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi.
Ia mengatakan cakupan vaksinasi di Kabupaten Kupang masih terbilang jauh dari target sesuai data per tanggal 17 April 2022 menunjukkan capaian vaksinasi dosis pertama telah dilakukan terhadap 226.174 atau baru menyentuh 80,37 persen dari 281.419 sasaran vaksinasi.
Sementara untuk vaksinasi dosis kedua telah dilakukan terhadap 144 898 penerima vaksinasi atau baru mencapai 51,45 persen dan untuk dosis penguat baru dilakukan terhadap 21.534 atau 7,65 persen dari 281. 419 sasaran vaksinasi.
"Capaian vaksinasi yang masih rendah sehingga menjadi dasar di lakukan rapat koordinasi guna mencari solusi dan strategi percepatan vaksinasi yang harus dilakukan di setiap kecamatan maupun puskesmas di wilayah Kabupaten Kupang," kata mantan Kapolres Sumba Barat itu.
Kegiatan rakor dihadiri Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Kasdim 1604 Kupang Letkol (INF) I Gede Putu Suardana, Kadis Kesehatan Kabupaten Kupang, Kadis Pendidikan, Kadis Kependudukan Kabupaten Kupang, Kepala BPBD Kupang dan para Kepala Puskesmas se Kabupaten Kupang.
FX Irwan Arianto mengatakan rapat kordinasi sebagai bentuk komunikasi para pimpinan lintas sektoral dalam mencari solusi guna meningkatkan capaian target vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kupang segera tercapai.
Baca juga: Puskesmas di Kota Kupang tetap layani vaksinasi COVID-19
Baca juga: Menkes sebut vaksinasi kanker serviks dibiayai negara dan bersifat wajib
Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto usai melakukan rapat koordinasi percepatan capaian vaksinasi di Mapolres Kupang, Rabu, (20/4) mengatakan data capaian vaksinasi di daerah itu masih rendah sehingga perlu dilakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi.
Ia mengatakan cakupan vaksinasi di Kabupaten Kupang masih terbilang jauh dari target sesuai data per tanggal 17 April 2022 menunjukkan capaian vaksinasi dosis pertama telah dilakukan terhadap 226.174 atau baru menyentuh 80,37 persen dari 281.419 sasaran vaksinasi.
Sementara untuk vaksinasi dosis kedua telah dilakukan terhadap 144 898 penerima vaksinasi atau baru mencapai 51,45 persen dan untuk dosis penguat baru dilakukan terhadap 21.534 atau 7,65 persen dari 281. 419 sasaran vaksinasi.
"Capaian vaksinasi yang masih rendah sehingga menjadi dasar di lakukan rapat koordinasi guna mencari solusi dan strategi percepatan vaksinasi yang harus dilakukan di setiap kecamatan maupun puskesmas di wilayah Kabupaten Kupang," kata mantan Kapolres Sumba Barat itu.
Kegiatan rakor dihadiri Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Kasdim 1604 Kupang Letkol (INF) I Gede Putu Suardana, Kadis Kesehatan Kabupaten Kupang, Kadis Pendidikan, Kadis Kependudukan Kabupaten Kupang, Kepala BPBD Kupang dan para Kepala Puskesmas se Kabupaten Kupang.
FX Irwan Arianto mengatakan rapat kordinasi sebagai bentuk komunikasi para pimpinan lintas sektoral dalam mencari solusi guna meningkatkan capaian target vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kupang segera tercapai.
Baca juga: Puskesmas di Kota Kupang tetap layani vaksinasi COVID-19
Baca juga: Menkes sebut vaksinasi kanker serviks dibiayai negara dan bersifat wajib
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Purbaya: Penempatan Rp200 triliun di Himbara bisa terserap sektor rill sebulan
16 September 2025 13:09 WIB
Danantara: Kesepakatan membeli 50 pesawat Boeing sudah ada sebelum pandemi COVID-19
29 July 2025 14:02 WIB
KPK mengusut harga barang yang disuplai untuk bansos presiden terkait COVID-19
22 July 2025 11:36 WIB
Presiden Jokowi persilakan KPK mengusut dugaan korupsi Bansos COVID-19 tahun 2020
27 June 2024 18:00 WIB, 2024