Logo Header Antaranews Kupang

Wakapolda: Rumah kebangsaan diharapkan jadi tempat diskusi kaum muda

Kamis, 22 Juni 2023 14:51 WIB
Image Print
Wakapolda NTT Brigjen Pol Heri Sulistianto saat berpose dengan sejumlah organisasi kemahasiswaan di Kupang. ANTARA/Ho-Humas Polda NTT
...Fungsi pendirian rumah kebangsaan yaitu sebagai wadah kolaboratif bagi pemuda dan para mahasiswa yang tergabung dalam cipayung plus, katanya di Kupang, Kamis, (22/6/2023)

Kupang (ANTARA) - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Brigjen Pol Heri Sulistianto mengharapkan agar Rumah Kebangsaan NTT yang sudah diresmikan bisa menjadi tempat atau wadah bagi pemuda di NTT untuk berdiskusi bersama memecahkan berbagai masalah.

“ Fungsi pendirian rumah kebangsaan yaitu sebagai wadah kolaboratif bagi pemuda dan para mahasiswa yang tergabung dalam kelompong Cipayung plus,” katanya di Kupang, Kamis, (22/6/2023).

Hal ini disampaikannya usai meluncurkan rumah kebangsaan yang terletak di Jalan Soeharto No 4, Kelurahan Naikoten Dua, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Orang nomor satu di Polda NTT itu mengharapkan agar rumah kebangsaan yang sudah diluncurkan itu mampu melahirkan generasi muda yang akan memperkuat persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa.

Selain melahirkan generasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, memperkokoh kebinekaan, penguatan empati dan solidaritas global, pemberdayaan ekonomi serta kepedulian lingkungan yang semuanya akan terkonsentrasi dalam rumah kebangsaan NTT.

"Tanpa mengurangi makna, untuk kebaikan kita semua, kami berharap, rumah inilah yang nantinya bisa dijadikan media diskusi, pembahasan untuk tujuan negara kesatuan RI. Kita bisa manfaatkan tempat ini untuk aktifitas mahasiswa, baik dalam bentuk formal, mengeluarkan inovasi menyangkut keamanan dan ketertiban dan keutuhan NKRI,”ucap Wakapolda NTT.

Dikatakannya bahwa sangatlah tepat apabila rumah kebangsaan ini nantinya bisa menjadi tempat untuk mencurahkan ide dan gagasan. Serta, menggagas konsep untuk terus menjaga serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia demi mewujudkan visi Indonesia emas 2045.

Wakapolda pun berharap para mahasiswa yang intelektualnya dalam berorganisasi sudah teruji untuk menggunakan rumah itu untuk mencurahkan ide dan gagasan demi NKRI umumnya dan bumi Flobamorata - sebutan untuk NTT khususnya.

"Terima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah atas keberadaan rumah kebangsaan ini sehingga kita berharap implementasi dan aktivitasnya benar-benar untuk kepentingan bangsa bukan untuk kepentingan golongan tertentu atau orang per orang,” tambah dia.

Lebih lanjut kata dia, konsep rumah kebangsaan ini tidak hanya dibentuk di tingkat nasional, melainkan di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan begitu, semangat untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan dapat digelorakan dan dilakukan oleh seluruh, pemuda, mahasiswa dan masyarakat di seluruh Indonesia umumnya dan Nusa Tenggara Timur khususnya.

Baca juga: Polda NTT limpahkan DPO kasus penimbunan BBM ke kejaksaan

Baca juga: Polisi Ende gagalkan pengiriman 735 liter miras Moke



Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026