BMKG ingatkan nelayan waspada angin kencang di Mabar

id bmkg,angin kencang,gelombang tinggi,cuaca ekstrem,labuan bajo,manggarai barat,ntt,imbauan bmkg,flores

BMKG ingatkan nelayan waspada angin kencang di Mabar

Ilustrasi - Kapal nelayan di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)

...Kalau sudah ada angin kencang, kemungkinan besar akan terjadi gelombang tinggi
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Komodo Labuan Bajo mengingatkan nelayan dan pelaku pariwisata yang melakukan aktivitas pelayaran untuk mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi dampak dari Monsoon Timur, pada Agustus 2023.  

"Kami harapkan para nelayan dan pelaku pariwisata lain yang melakukan aktivitas di perairan Manggarai Barat untuk memperhatikan cuaca saat ini," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Sti Nenotek dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, Rabu, (16/8/2023).

Sti menjelaskan masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan perlu mewaspadai adanya potensi angin kencang mencapai 40-50 km/jam dan gelombang tinggi berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Apabila kondisi cuaca telah ditandai dengan angin kencang dan gelombang tinggi, pengguna jasa perairan harus menghentikan aktivitas.

Bagi kapal yang telanjur berlayar, ia mengingatkan untuk waspada dan segera menepi apabila ada angin kencang.

Sti menerangkan kondisi kapal yang berlayar harus disesuaikan dengan imbauan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG.

Apabila kecepatan angin mencapai 10 knot dengan ketinggian gelombang satu meter, kapal-kapal kecil nelayan diimbau untuk tidak melakukan pelayaran.

Namun, jika gelombang tinggi telah mencapai dua meter hingga empat meter, maka kapal-kapal feri penyeberangan pun tidak boleh berlayar.

"Ini harus diantisipasi oleh nelayan dan wisatawan yang beraktivitas di laut," kata Sti mengingatkan.

Ia meminta para pelaku wisata untuk aktif memperbaharui informasi dari BMKG dan menjelaskan tentang kondisi cuaca kepada wisatawan.

Ia tak menginginkan adanya aktivitas pelayaran yang dipaksakan saat kondisi cuaca ekstrem karena hal itu dapat membahayakan keselamatan.

"Kalau sudah ada angin kencang, kemungkinan besar akan terjadi gelombang tinggi," ucapnya.

Informasi peringatan dini cuaca pun selalu diperbaharui oleh BMKG melalui aplikasi dan akun resmi BMKG.

Baca juga: Masyarakat pesisir diimbau waspadai gelombang hingga 6 meter

Sti berharap para nelayan, pelaku pariwisata, dan masyarakat selalu memantau informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di lautan.

Baca juga: BMKG ingatkan masyarakat Sabu Raijua waspada ancaman kekeringan