
Gunung Semeru luncurkan abu vulkanik

...Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 100 detik, kata Yadi
Jakarta (ANTARA) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan telah terjadi erupsi yang mengeluarkan abu vulkanik setinggi lebih kurang 800 meter di Gunung Semeru.
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu.
Awan panas, guguran lava, dan lahar perlu diwaspadai di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Pada 5 Maret 2024 PVMBG mencatat ada 83 kali erupsi yang terjadi di Gunung Semeru dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 49-153 detik.
Jumlah gempa guguran tercatat sebanyak 9 kali, gempa hembusan 24 kali, gempa harmonik 1 kali, gempa vulkanik dalam 2 kali, gempa tektonik jauh 4 kali, dan gempa getaran banjir sebanyak satu kali.
Baca juga: Dinas Kesehatan Lembata periksa kesehatan warga terdampak erupsi Ili Lewotolok
Baca juga: Lembata aktifkan 17 Pos Khusus siaga bencana erupsi Lewotolok
Baca juga: Gunung Semeru muntahkan abu 900 meter
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Semeru meletus lagi, luncurkan abu setinggi 800 meter
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor:
Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
