Logo Header Antaranews Kupang

Sirene serangan udara berbunyi di Bahrain

Sabtu, 28 Februari 2026 18:17 WIB
Image Print
Asap membumbung ke udara Iran setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap negara tersebut. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Moskow (ANTARA) - Sirene serangan udara berbunyi di Bahrain, dan pemerintah mengimbau masyarakat untuk hanya menggunakan jalan utama jika benar-benar mendesak, demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Bahrain.

Kementerian tersebut juga menambahkan bahwa beberapa ledakan terdengar.

“Sirene serangan udara telah berbunyi. Kami menyarankan warga negara dan penduduk untuk hanya menggunakan jalan utama dalam keadaan sangat mendesak,” kata kementerian itu, Sabtu.

Senada dengan pernyataan itu, stasiun televisi Al Arabiya melaporkan bahwa beberapa ledakan terdengar di Bahrain.

Israel menyerang Iran, dan keadaan darurat telah diumumkan di seluruh wilayah otoritas tersebut, demikian Otoritas Pertahanan Israel, Sabtu.

“Israel melancarkan serangan ke Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap otoritas ini,” kata Otoritas Pertahanan Zionis itu dalam siaran pers.

Dalam hal ini, Israel memperkirakan akan ada serangan balasan dengan menggunakan rudal dan drone, tambah kementerian tersebut.

“Sesuai dengan wewenangnya dan sesuai dengan Undang-Undang Pertahanan Sipil, Kepala Otoritas Pertahanan Israel Katz menandatangani perintah khusus yang menyatakan keadaan darurat di seluruh Israel,” kata kementerian itu.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sirene serangan udara berbunyi di Bahrain, beberapa ledakan terdengar



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026