Kami tidak lagi gunakan pelita di malam hari

id PT PLN

Kami tidak lagi gunakan pelita di malam hari

Warga Kelurahan Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Yohat Runesi (kiri) bersama isteri (kanan) berbincang-bincang dengan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian ESDM, Rida Mulyana (tengah) dalam acara penyerahan bantuan penyambungan listrik gratis, Rabu. (ANTARA FOTO/Aloysius Lewokeda)

"Kami berterima kasih kepada Kementerian ESDM yang telah memasang penyambungan listrik secara gratis, sehingga kami tidak lagi menggunakan pelita di malam hari"...
Oelamasi (ANTARA) - Sejumlah warga di Kelurahan Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengapresiasi hadirnya bantuan penyambungan listrik gratis yang disalurkan pihak Kementerian Energi Sumber Daya Mineral.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan Pemerintah khususnya Kementerian ESDM ini, kami tidak lagi menggunakan pelita, sekarang ada meteran listrik sendiri," kata Yohat Runesi (35) kepada wartawan di Kelurahan Sonraen, Rabu (14/8).

Yohat Runesi merupakan salah satu dari sekitar 253 rumah tangga di Kabupaten Kupang yang mendapatkan bantuan sambungan listrik gratis dari Kementerian ESDM.

Bantuan telah diserahkan langsung Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian ESDM, Rida Mulyana, dalam kunjungannya ke Kelurahan Sonraen, Rabu.

Yohat mengatakan, selama ini belum bisa memasang meteran listrik karena kesulitan biaya pemasangan yang menurutnya cukup mahal sekitar Rp2 juta lebih.

Baca juga: 1.250 rumah tangga dapat bantuan sambungan listrik gratis

Kondisi ini yang membuat ia bersama isteri dan empat anaknya hanya menggunakan penerangan dari pelita sekitar lima tahun terakhir.

Ia mengatakan, sempat memanfaatkan arus listrik yang ditarik dari meteran milik tetangga namun dengan kapasitas pemakaian yang terbatas dan hanya pada malam hari.

"Tapi sekarang kami dapat berkat ini, sudah ada meteran listrik sendiri yang bisa kami gunakan siang dan malam," katanya.

Sementara itu, Charles Nabut, seorang warga lainnya di Kelurahan Sonraen, mengaku bersyukur karena mendapatkan bantuan penyambungan listik gratis dari Kementerian ESDM.

"Selama 4 tahun berumah tangga kami hanya pakai pelita, tapi kami tidak menyangka akhirnya bisa menikmati listrik yang disambung secara gratis," katanya.

Ia mengatakan, kehadiran listrik akan memudahkan berbagai aktivitas rumah tangganya termasuk mendukung usaha yang dijalani isterinya.

"Ada usaha salon kecil-kecilan yang dikerjakan isteri saya tapi selama ini numpang pakai listrik di rumah orang lain sehingga sekarang menjadi lebih mudah ujarnya.

Baca juga: 253 rumah tangga dapat bantuan listrik gratis dari Kementerian ESDM
Baca juga: PLN puji Pelni bantu penyambungan listrik gratis di Seraya Manu
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar