Kupang (Antara NTT) - Manager Grapari Telkomsel Branch Kupang Dhody Irawan Wijaya mengatakan memasuki kuartal kedua tahun 2017, pelanggan Smartphone di Nusa Tenggara Timur baru mencapai 700.000 orang atau sekitar 15 persen dari total 1,7 juta pelanggan 4G.
"Dari segi jumlah pelanggan, NTT masih tergolong sangat kecil dalam regio Telkomsel Bali-Nusa Tenggara, sehingga perlu adanya sosialisasi akan pentingnya program Smartphone Telkomsel dengan menggandeng mitra outlet device 4G," katanya saat launching Program Kupang Smartphone di Kupang, Kamis.
Dhody yang didampingi Branch Manager Kupang Komarul Zaman, General Manager Mitra Distributor Simpatindo, Budi Susanto dan beberapa owner mitra outlet device kota Kupang mengatakan ada beberapa faktor pemicu rendahnya pelanggan program ini.
Faktor-faktor pemicu itu antara lain ini, baru seumur jagung (hari ini diresmikan), sarana dan prasarana seperti BTS 4G yang masih terbatas hadir di wilayah ini.
Sehingga untuk medorong bisnis digital itu maka produk digital telkomsel seperti TCash, Hooq dan belanja.com, yang juga dikemas secara apik dan lengkap.
Selain itu, harus dilengkapi pula dengan berbagai promo untuk pelanggan serta booth terkait layanan migrasi USIM 4G dengan bonus gratis kuota 10GB, bundling, smartphone 4G dan telkomselPOINT, harus dimasyarakatkan.
"Memasuki kuartal kedua tahun 2017, Telkomsel menggandeng outlet service G4 guna menyelenggarakan Kupang Smartphone Festival bagi pelanggan setia daerah setempat," katanya.
Program ini bagi masyarakat yang melakukan pembelian paket bundlingsmartphone Telkomsel dioutlet device terpilih, yakni Multimedia Trade Center, SahabatPasaraya Center, Handayani Cell, M Cell, Berti Cell.
Dhody memaparkan, pada program ini pihaknya bersinergi dengan beberapa mitra outlet device Kupang seperti MTC Group, Sahabat Pasaraya Center, Handayani Cell, M Cell, Berti Cell di Kota Kupang.
Tujuannya meningkatkan pengguna device berbasis smartphone 4G serta meningkatkan jumlah pelanggan yang menggunakan produk broadband (data) dan digital Telkomsel.
Selain itu, kata dia, program ini juga sangat berperan mendukung pemerintah daerah dalam pembangunanan dan percepatan roda perekonomian di era digital lifestyle.

