Gubernur dukung pemakaian busana tenun ikat NTT

id Putri

Gubernur dukung pemakaian busana tenun ikat NTT

Para finalis Putri Indonesia 2020 pose bersama mengenakan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur pada Gala Dinner, Minggu (23/2/2020) malam di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT. (ANTARA FOTO/HO-Humas dan Protokol Setda NTT). 

Gubernur NTT Viktor Laiskodat mendukung penuh pemakaian busana tenun ikat NTT di berbagai ajang, termasuk di antaranya finalis Putri Indonesia 2020 dan ajang internasional. 
Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat mendukung penuh pemakaian busana tenun ikat NTT di berbagai ajang, termasuk di antaranya finalis Putri Indonesia 2020 dan ajang internasional. 

Kata hati Gubernur Laiskodat itu disampaikan isterinya Ny Julie Sutrisno Laiskodat dihadapan peserta Gala Dinner Finalis Putri Indonesia 2020 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT, Minggu (23/2) malam.

Ia mengatakan komitmen untuk mempromosikan pariwisata Nusa Tenggara Timur akan dimulai dari Labuan Bajo, lewat para finalis Putri Indonesia 2020. 

"Mulai dari Labuan Bajo, kita akan promosikan batu berwarna di Sabu Raujua dan bukit berbatu di Nagekeo dan danau tiga warna di puncak Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende," katanya.
Para finalis Putri Indonesia 2020 pose bersama mengenakan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur pada Gala Dinner, Minggu (23/2/2020) malam di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT. (ANTARA FOTO/HO-Humas dan Protokol Setda NTT). 
Ia menambahkan "NTT sebenarnya tidak miskin. Alamnya sangat cantik, tinggal kita promosi saja. Karena itu, saya minta para finalis Putri Indonesia 2020, tidak hanya sekadar cantik, tetapi harus inner beauty". 

"Putri Indonesia harus memancarkan inner beauty dari hati yang tulus. Karena kalian tidak hanya mewakili keluarga dan provinsi tetapi akan mewakili Indonesia di ajang dunia," ucapnya disambut tepuk tangan para hadirin.

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dulla menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bunda Julie Sutrisno Laiskodat yang telah menghadirkan 39 finalis Putri Indonesia di Labuan Bajo. 

"Terima kasih ibu Julie, Bapak Presiden Jokowi telah menetapkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium, sehingga kehadiran para finalis Putri Indonesia 2020 ini merupakan sebuah momentum yang sangat tepat," katanya
Para finalis Putri Indonesia 2020 pose bersama mengenakan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur pada Gala Dinner, Minggu (23/2/2020) malam di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT. (ANTARA FOTO/HO-Humas dan Protokol Setda NTT). 
Bupati Dulla yang akan mengakhiri masa jabatannya kedua pada tahun ini mengaku telah jatuh cinta pada seorang putri yang diharapkannya bisa menjadi juara dalam ajang Putri Indonesia 2020. 

Sedangkan yang mewakili Yayasan Putri Indonesia Ny Ajeng Juha mengaku kagum dan bahagia bisa berada di Labuan Bajo, ujung barat Pulau Flores. 

"Ini pertama kali saya datang ke Labuan Bajo. Labuan Bajo sebenarnya adalah surga dunia," demikian goresan hati Ny Ajeng sebagaimana dilaporkan Valeri Guru, Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda NTT.
Para finalis Putri Indonesia 2020 pose bersama mengenakan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur pada Gala Dinner, Minggu (23/2/2020) malam di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT. (ANTARA FOTO/HO-Humas dan Protokol Setda NTT). 
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar