Ujian SD Diikuti 8.000 Peserta

id UN

Ujian SD Diikuti 8.000 Peserta

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang Imanuel Buan

"Pelaksanaan ujian nasional tingkat SD di Kabupaten Kupang berlangsung lancar. Naskah soal ujian yang yang didistribusikan panita pada pekan lalu semua telah diterima pihak sekolah yang melaksanakan ujian," kata Imanuel Buan.
Kupang (Antara NTT) - Ujian Nasional atau ujian sekolah berbasis nasional tingkat sekolah dasar negeri, swasta dan madrasyah ibtidayah di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur tahun ajaran 2016/2017 yang berlangsung pada 15-17 Mei diikuti 8.000 orang siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang Imanuel Buan, usai melakukan monitoring pelaksanaan ujian nasional di sejumlah sekolah dasar di Oelamasi, ibu kota Kabupaten Kupang, Senin, mengatakan, pelaksanaan ujian nasional tingkat sekolah dasar pada hari pertama berlangsung lancar.

"Pelaksanaan ujian nasional tingkat SD di Kabupaten Kupang berlangsung lancar. Naskah soal ujian yang yang didistribusikan panita pada pekan lalu semua telah diterima pihak sekolah yang melaksanakan ujian," kata Buan.

Dalam pendistribusian naskah ujian nasional dilakukan dengan pengawasan oleh aparat keamanan dari Kepolisian.

Ia mengatakan, peserta ujian nasional tingkat SD yang diikuti 8000 orang siswa tersebar di 135 sekolah dasar di Kota Oelamasi dan 24 kecamatan di Kabupaten Kupang yang berbatasan dengan negara Timor Leste itu.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bahwa pelaksaan ujian nasional di wilayah perbatasan dengan negara Timor Leste berjalan aman.

Namun salah satu siswa SD Naibonat dilaporkan batal mengikuti ujian nasional karena sedang dalam perawatan di RSUD Naiobanat, sehingga yang bersangkutan akan mengikuti ujian nasional susulan.

Buan mengatakan, pelaksanaan ujian nasional tingkat sekolah dasar di daerah pedalaman yang jauh dari akses transportasi, ujian nasional berlangsung di ibu kota Kecamatan.

"Beberapa kecamatan yang memiliki akses transportasi yang sulit maka maka pelaksanaan ujian dilakukan di satu tempat sehingga peserta ujian terkonsentrasi di ibu kota kecamatan selama ujian nasional berlangsung," ujar Buan. 
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar