Ende dorong masyarakatnya laksanakan protokol kesehatan

id covid,ntt

Ende dorong masyarakatnya laksanakan protokol kesehatan

Angka perkembangan COVID-19 di Kabupaten Ende (ANTARA/HO-gugus tugas)

Kami tetap akan terus melakukan sosialisasi-sosialisasi untuk mendorong masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, koordinasi lintas sektor termasuk dengan organisasi kemasyarakatan terus ditingkatkan sehingga dukungan terhadap gugus tugas semakin b
Kupang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mendorong masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

'Selain meningkatkan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan sehingga dukungan tehadap gugus tugas semakin besar dalam penanganan dan pencegahan COVID-19 di daerah itu,' kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Ende, Muna Fatma di Ende, Kamis (10/9).

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan meningkatnya kasus positif COVID-19 di daerah itu selama era adaptasi baru, dan upaya menekan pergerakan angka kasus positif.

"Kami tetap akan terus melakukan sosialisasi-sosialisasi untuk mendorong masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, koordinasi lintas sektor termasuk dengan organisasi kemasyarakatan terus ditingkatkan sehingga dukungan terhadap gugus tugas semakin besar," katanya.

Baca juga: Basarnas cari nelayan hilang di Perairan Ende
Baca juga: Artikel - Mampukah Ende mempertahankan status zona hijau COVID-19?


Dia menambahkan, penambahan kasus positif di daerah itu dalam periode saat ini sebanyak tujuh kasus, sehingga total kasus menjadi 19 orang, dengan sembuh 18 orang dan sisa satu masih dalam perawatan.

Mengenai kluster, dia mengatakan, kasus terkonformasi positif di daerah itu berasal dari beberapa kluster yakni Gowa, Magetan, pelaku perjalanan dari Jakarta dan Bali serta lokal.

Karena itu, dia mengimbau warga untuk tetap mematuhui protokol dengan mengenakan masker saat berada di luar rumah, untuk mencegah penyebaran virus ini. 
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar