Amien Rais umumkan partai baru bernama Partai Ummat

id Amien Rais,Partai Ummat

Amien Rais umumkan partai  baru bernama Partai Ummat

Politisi senior Amien Rais mengumumkan pembentukan Partai Ummat melalui saluran Youtube resminya, Kamis. (Istimewa)

Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, dan semua aturan demokrasi universal

Jakarta (ANTARA) - Politikus senior nasional Amien Rais mengumumkan nama partai politik baru yang didirikannya bernama Partai Ummat dengan tekad memegang teguh Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, dan semua aturan demokrasi universal.

"Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, dan semua aturan demokrasi universal," kata Amien saat menyampaikan nama partai baru melalui saluran YouTube resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis, (1/10).

Dalam penjelasannya, Amien mengatakan bahwa kitab suci Al-Qur'an mendorong umat beriman agar dalam mengarungi kehidupan di dunia senantiasa melaksanakan dua perintah Allah Swt. secara serentak.

Baca juga: Akademisi: Pembentukan PAN Reformasi stigma buruk terhadap Amien Rais

Pertama, kata dia, melakukan al-amru bil ma'ruf dan an-nahyu'anil munkar, yaitu memerintahkan tegaknya kebajikan dan memberantas keburukan.

"Kedua, menjalankan al-amru bil 'adli dan an-nahya' anudzulimi, yaitu menegakkan keadilan dan memberantas kezaliman," ujarnya.

Menurut mantan Ketua MPR RI itu, apabila yang pertama bergerak lebih pada tataran personal, familier, dan komunal (level mikro), kedua bergerak lebih pada tataran nasional (level makro) dan berkaitan erat dengan masalah kekuasaan.

"Sejarah umat manusia menunjukkan bahwa hanya negara yang mampu melakukan kezaliman kolosal. Akan tetapi, sebaliknya pula hanya negara yang dapat menegakkan keadilan secara merata," katanya.

Dengan memiliki sarana dan aparat yang lengkap serta kekuasaan yang paling besar, menurut pendiri PAN itu, negara dapat melancarkan kezaliman politik, kezaliman ekonomi, kezaliman sosial, kezaliman hukum, bahkan kezaliman kemanusiaan.

Namun, Amien menilai hanya negara pula yang dapat menegakkan keadilan bagi semua rakyatnya sehingga semua tergantung pada pemerintah yang sedang berkuasa.

"Semua tergantung pada pemerintah yang berkuasa apakah sedang membela kepentingan rakyat dan umat, atau sebaliknya sedang membela kepentingan konglomerat dan korporatokrat," ujarnya.

Baca juga: Mundurnya Hanafi Rais pertegas gab pendukung Amin-Zulkifli

Pada akhirnya, kata Amien, segolongan umat manusia harus berikhtiar untuk menegakkan keadilan sekaligus melawan kezaliman secara sisitematik lewat perjuangan politik.

Partai Ummat bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan.

Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar