500 paket ikan dibagikan untuk penanganan stunting di Ende

id stunting NTT,penanganan stunting NTT,stunting Ende,bantuan atasi stunting,Gerakan Makan Ikan,Gemarikan,NTT,DKP NTT,Anggo

500 paket ikan dibagikan untuk penanganan stunting di Ende

Pelaksanaan kegiatan safari Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Ende, Pulau Flores, NTT. (ANTARA/HO-Cabang DKP NTT Wilayah Ende, Nagekeo, Ngada.)

...Ikan sebagai salah satu bahan pangan memiliki kandungan protein yang tinggi, Omega 3 dan rendah kolesterol sehingga sangat baik untuk gizi ibu dan anak
Kupang (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat pembagian 500 paket ikan untuk membantu penanganan kekerdilan kepada anak-anak di Kabupaten Ende, Pulau Flores.

"Penyaluran bantuan 500 paket ikan dalam rangka mendorong peningkatan konsumsi ikan dan mendukung penanganan 'stunting' (kekerdilan) dan gizi buruk di Kabupaten Ende," kata Kepala Cabang DKP NTT Wilayah Kabupaten Ende, Nagekeo, Ngada, Andi Amuntoda, ketika dihubungi dari Kupang, Senin, (7/3).

Ia menjelaskan bantuan paket ikan tersebut merupakan program aspirasi dari Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat dalam rangka mendukung penanganan kekerdilan di NTT.

Setiap paket ikan berupa ikan "baby" tuna, tongkol, dan ikan kering yang disalurkan dalam kegiatan safari Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) dipusatkan di Rumah Susteran Emaus Ende.

Andi Amuntoda mengatakan penyaluran bantuan ikan ini untuk dikonsumsi ibu dan anak di Kabupaten Ende guna mencegah kasus kekerdilan pada anak melalui asupan makanan bergizi.

"Ikan sebagai salah satu bahan pangan memiliki kandungan protein yang tinggi, Omega 3 dan rendah kolesterol sehingga sangat baik untuk gizi ibu dan anak," katanya.

Ia menjelaskan program Gemarikan merupakan salah satu bentuk penanganan kasus kekerdilan di wilayah NTT.

Nusa Tenggara Timur salah satu provinsi dengan angka kekerdilan dan gizi buruk yang tinggi dengan salah satu penyebab, yaitu tingkat konsumsi ikan yang masih rendah, berkisar 46,26 kilogram/kapita atau di bawah nasional yang berkisar 55,59 kilogram/kapita pada 2021.

"Karena itu lewat Gemarikan dan juga dukungan bantuan diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk selalu memperhatikan kebutuhan gizi makanan untuk mencegah kekerdilan pada anak-anak," katanya.

Baca juga: PLN gandeng DKP Sumba Timur latih warga olah rumput laut

Baca juga: DKP identifikasi 74 penerima bantuan bibit rumput laut di Flores