• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews ntt
Senin, 5 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews ntt
Logo Small Fixed Antaranews ntt
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      Kamis, 18 Desember 2025 14:16

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      Selasa, 16 Desember 2025 9:47

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      Selasa, 9 Desember 2025 14:19

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Selasa, 2 Desember 2025 16:08

      Rais Aam menegaskan Gus Yahya tidak lagi menjabat Ketum PBNU

      Rais Aam menegaskan Gus Yahya tidak lagi menjabat Ketum PBNU

      Sabtu, 29 November 2025 19:36

  • Daerah
    • Basarnas perluas area pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      Basarnas perluas area pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      4 jam lalu

      BMKG: Mayoritas wilayah NTT berpotensi hujan lebat

      BMKG: Mayoritas wilayah NTT berpotensi hujan lebat

      8 jam lalu

      Polisi memastikan jasad yang ditemukan tim SAR adalah pelatih Valencia

      Polisi memastikan jasad yang ditemukan tim SAR adalah pelatih Valencia

      8 jam lalu

      SAR memperpanjang lagi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      SAR memperpanjang lagi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      22 jam lalu

      Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      04 January 2026 14:51 Wib

  • Lintas Daerah
    • BMKG: Hujan ringan guyur mayoritas kota besar Indonesia pada Sabtu

      BMKG: Hujan ringan guyur mayoritas kota besar Indonesia pada Sabtu

      03 January 2026 9:12 Wib

      BMKG: Mayoritas wilayah Indonesia difominasi hujan pada Jumat

      BMKG: Mayoritas wilayah Indonesia difominasi hujan pada Jumat

      02 January 2026 10:02 Wib

      BMKG: Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang

      BMKG: Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang

      31 December 2025 8:52 Wib

      Dua penerjun tewas tenggelam dalam insiden terjun payung di Pangandaran

      Dua penerjun tewas tenggelam dalam insiden terjun payung di Pangandaran

      30 December 2025 17:33 Wib

      Polisi: Jasad 15 korban kebakaran di Panti Werdha Damai Manado tak dapat dikenali

      Polisi: Jasad 15 korban kebakaran di Panti Werdha Damai Manado tak dapat dikenali

      30 December 2025 7:51 Wib

  • Ekonomi
    • Purbaya mewajibkan pedagang kripto lapor data transaksi ke DJP

      Purbaya mewajibkan pedagang kripto lapor data transaksi ke DJP

      53 menit lalu

      Komisi VII DPR: Aturan uang minimal bagi wisatawan mancanegara wujudkan pariwisata berkualitas

      Komisi VII DPR: Aturan uang minimal bagi wisatawan mancanegara wujudkan pariwisata berkualitas

      2 jam lalu

      BPS: Tiongkok masih jadi negara tujuan ekspor terbesar Indonesia

      BPS: Tiongkok masih jadi negara tujuan ekspor terbesar Indonesia

      4 jam lalu

      Kemendes menggandeng BSI perkuat ekonomi di desa

      Kemendes menggandeng BSI perkuat ekonomi di desa

      4 jam lalu

      Pakar: Industri migas potensi mesin ekonomi baru bagi masyarakat pesisir

      Pakar: Industri migas potensi mesin ekonomi baru bagi masyarakat pesisir

      5 jam lalu

  • Politik & Hukum
    • Polisi segera menggelar perkara dugaan kasus perzinahan Inara Rusli

      Polisi segera menggelar perkara dugaan kasus perzinahan Inara Rusli

      54 menit lalu

      Kompolnas mengusulkan polisi gunakan cell dump ungkap kasus teror aktivis

      Kompolnas mengusulkan polisi gunakan cell dump ungkap kasus teror aktivis

      56 menit lalu

      Jaksa: Nadiem menjalankan pengadaan \"Chromebook\" untuk kepentingan bisnis

      Jaksa: Nadiem menjalankan pengadaan "Chromebook" untuk kepentingan bisnis

      2 jam lalu

      Wamenkum: Masyarakat harus membaca secara utuh KUHP soal demonstrasi

      Wamenkum: Masyarakat harus membaca secara utuh KUHP soal demonstrasi

      2 jam lalu

      Menkum: Disusun 63 tahun, KUHP baru menggantikan warisan kolonial Belanda

      Menkum: Disusun 63 tahun, KUHP baru menggantikan warisan kolonial Belanda

      2 jam lalu

  • Kesra
    • Mendiktisaintek mendorong penguatan ekosistem riset secara bersama

      Mendiktisaintek mendorong penguatan ekosistem riset secara bersama

      01 January 2026 10:29 Wib

      Jasa Raharja memastikan beri santunan korban kecelakaan KM Putri Sakinah

      Jasa Raharja memastikan beri santunan korban kecelakaan KM Putri Sakinah

      30 December 2025 7:32 Wib

      Apindo: Kenaikan UMP perlu mempertimbangkan angka pengangguran-pencari kerja

      Apindo: Kenaikan UMP perlu mempertimbangkan angka pengangguran-pencari kerja

      23 December 2025 9:07 Wib

      BMKG mengimbau warga dan pelaku wisata di Labuan Bajo waspadai cuaca ekstrem

      BMKG mengimbau warga dan pelaku wisata di Labuan Bajo waspadai cuaca ekstrem

      22 December 2025 4:55 Wib

      Pj. Ketum PBNU sambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur

      Pj. Ketum PBNU sambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur

      19 December 2025 5:29 Wib

  • Olahraga
    • Manchester United umumkan perpisahan dengan Ruben Amorim

      Manchester United umumkan perpisahan dengan Ruben Amorim

      57 menit lalu

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal memimpin enam poin di puncak

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal memimpin enam poin di puncak

      2 jam lalu

      Klasemen Liga Spanyol: Barcelona masih memimpin, Real Madrid posisi kedua

      Klasemen Liga Spanyol: Barcelona masih memimpin, Real Madrid posisi kedua

      2 jam lalu

      Klasemen Liga Italia: Inter Milan masih \"capolista\"

      Klasemen Liga Italia: Inter Milan masih "capolista"

      2 jam lalu

      Piala Afrika 2025 - Kamerun melaju ke perempat final setelah atasi Afrika Selatan 2-1

      Piala Afrika 2025 - Kamerun melaju ke perempat final setelah atasi Afrika Selatan 2-1

      7 jam lalu

  • Hiburan
    • Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      14 December 2025 6:00 Wib

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      14 December 2025 5:58 Wib

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      02 December 2025 16:14 Wib

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      29 November 2025 19:30 Wib

      Daftar lengkap peraih Piala Citra FFI 2025

      Daftar lengkap peraih Piala Citra FFI 2025

      21 November 2025 9:05 Wib

  • Internasional
    • KBRI melaporkan situasi di Venezuela berangsur pulih, WNI tetap aman

      KBRI melaporkan situasi di Venezuela berangsur pulih, WNI tetap aman

      2 jam lalu

      Presidennya ditangkap AS, Pemerintah Venezuela bentuk komisi bebaskan Maduro

      Presidennya ditangkap AS, Pemerintah Venezuela bentuk komisi bebaskan Maduro

      3 jam lalu

      Pertamina memastikan aset minyak di Venezuela tidak terdampak serangan AS

      Pertamina memastikan aset minyak di Venezuela tidak terdampak serangan AS

      4 jam lalu

      Demokrat AS: Tidak ada bukti yang mendukung aksi militer di Venezuela

      Demokrat AS: Tidak ada bukti yang mendukung aksi militer di Venezuela

      4 jam lalu

      China mengecam serangan AS di Venezuela, tolak \"polisi dunia\"

      China mengecam serangan AS di Venezuela, tolak "polisi dunia"

      7 jam lalu

  • Artikel
    • Mengejar swasembada garam di Indonesia

      Mengejar swasembada garam di Indonesia

      22 jam lalu

      Aksi koboi nan aroganTrump terhadap Presiden Venezuela

      Aksi koboi nan aroganTrump terhadap Presiden Venezuela

      04 January 2026 10:44 Wib

      Mengawali tahun baru dengan kewaspadaan terhadap superflu

      Mengawali tahun baru dengan kewaspadaan terhadap superflu

      03 January 2026 10:38 Wib

      Negara harus hadir mencegah modal politik tinggi

      Negara harus hadir mencegah modal politik tinggi

      02 January 2026 10:05 Wib

      Riset hingga revisi regulasi, wajah terkini transformasi transmigrasi

      Riset hingga revisi regulasi, wajah terkini transformasi transmigrasi

      31 December 2025 8:58 Wib

  • Foto
    • Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

  • Video
    • Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

Logo Header Antaranews NTT

Opini - Jalan keluar dari jebakan pangan melalui gandum dan sorgun

id Peragi,pangan,krisis pangan,kedaulatan pangan,sagu,sorgum,Artikel pangan Oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Syakir*) Jumat, 16 September 2022 12:34 WIB

Image Print
Opini - Jalan keluar dari jebakan pangan melalui gandum dan sorgun

Restorasi lahan dianggap potensial jadi solusi krisis pangan (Peragi)

Komoditas pangan lokal berupa sagu dan sorgum dapat menjadi pilihan utama sebagai pendamping beras dan gandum...

Jakarta (ANTARA) - Titik cerah mulai tampak ketika hampir sebagian besar negara di dunia mulai mampu mengendalikan kasus COVID-19 di negaranya masing-masing. Meskipun pandemi sempat meluluhlantakan segala sendi, termasuk perekonomian global, sehingga negara yang mampu melewati pandemi ibarat bisa lolos dari lubang jarum.

Dan setelah pandemi kini, semua negara tak ubahnya dengan Indonesia menghadapi ancaman baru, yakni jebakan krisis pangan.

Perekonomian Indonesia yang mulai pulih, bisa saja terguncang bila bangsa ini tidak dapat keluar dari jebakan krisis pangan.

Terdapat tiga persoalan yang dihadapi Indonesia yang dapat membawa Indonesia pada jebakan krisis pangan, yaitu gejolak iklim, kontraksi keamanan dunia dan laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.

Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) sepakat pada pernyataan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko, yang menyebut gejolak iklim dunia dalam 4 tahun terakhir seolah menguntungkan Indonesia karena bersifat basah atau lanina.

Lahan sawah penghasil padi dapat berproduksi nyaris sepanjang tahun karena air selalu tersedia. Dampaknya Indonesia mendapat berkah bebas impor beras medium. Impor beras hanya terbatas untuk beras khusus, yaitu beras kesehatan dan beras untuk warga ekspatriat.

Indonesia juga diuntungkan dengan varietas padi hasil riset Kementerian Pertanian yang potensi hasilnya dapat mencapai 8-12 ton per hektare, meskipun produksi rata-rata nasional 5,2 ton per hektare. Masih terdapat peluang untuk meningkatkan hasil dengan mengisi ceruk antara potensi hasil dan rata-rata hasil.

Jenderal Purnawirawan Moeldoko juga benar bahwa pola gejolak iklim tak selamanya bersifat basah, tetapi juga berpeluang menjadi sangat kering atau el nino yang juga rawan kebakaran.

Ketika el nino, maka padi menjadi tanaman pangan paling rentan. Musababnya mayoritas padi Indonesia bukanlah padi gogo asal lahan kering, tetapi berasal dari lahan sawah yang butuh pasokan banyak air.

Pada konteks ini Indonesia tidak boleh bertahan mengandalkan padi sebagai komoditas tunggal tanaman pangan. Bila tetap mengandalkan beras, maka krisis pangan yang mengancam kedaulatan pangan sangat mungkin terjadi, sehingga harus diantisipasi.

Di sisi lain jumlah impor pangan non-beras, seperti gandum semakin tinggi. Padahal, kontraksi keamanan dunia yang dipicu konflik Rusia-Ukraina telah menyebabkan banyak negara produsen menghentikan ekspor.

Tercatat sudah 9 negara yang pernah menghentikan ekspor gandum, seperti Kazakhstan Kirgistan, India, Afghanistan, Aljazair, Kosovo, Serbia dan Ukraina. Gandum sebagai bahan baku tepung terigu sudah seperti makanan pokok kedua bagi masyarakat di Indonesia.

Kebiasaan konsumsi gandum yang banyak dilakukan masyarakat modern di Indonesia ini juga sangat problematis.

Tragisnya generasi baru di Tanah Air semakin akrab dengan makanan instan berbahan baku gandum, sehingga seiring pertambahan jumlah penduduk ada kecenderungan semakin meningkatkan impor gandum.

Maka Indonesia hanya dapat keluar dari jebakan krisis pangan jika mampu memilih komoditas pendamping bagi beras dan gandum yang tepat. Komoditas tersebut harus dapat dikembangkan secara masif pada daerah-daerah yang sesuai.

Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) menyambut baik upaya pemerintah melakukan diversifikasi pangan berbasis tanaman pangan lokal.

Komoditas pangan lokal berupa sagu dan sorgum dapat menjadi pilihan utama sebagai pendamping beras dan gandum.

PERAGI dengan 32 komisariat daerah (Komda) di 32 provinsi siap untuk mengawal pengembangan kedua komoditas tersebut. PERAGI beranggotakan para ahli agronomi yang berbasis di universitas, lembaga riset, dan swasta dengan Komda termuda di Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Barat.


Sagu dan Sorgum

Sagu menjadi pilihan karena merupakan pangan lokal utama yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. Sagu akrab digunakan masyarakat dari paling barat hingga paling timur Indonesia. Bahkan, di Pulau Jawa, sesungguhnya sagu adalah makanan pokok sebelum beras, sama seperti halnya masyarakat Papua.

Hal tersebut terbukti dari sebutan sego di Suku Jawa atau sega di Suku Sunda untuk menyebut nasi. Kata sego atau sega sebetulnya merujuk pada sagu untuk menyebut nasi.

Produksi sagu per pohon juga tinggi, karena bervariasi dari 300 kg per pohon hingga 1.000 kg per pohon. Pada sagu varietas unggul, potensi hasil sagu dapat mencapai 100 ton per hektare.

Pada konteks ini sagu dapat dipandang sebagai tanaman pangan paling produktif karena mampu menghasilkan 20-40 ton pati kering per hektare per tahun.

Tepung asal sagu juga dapat dicampur dengan tepung gandum dengan porsi 10-20 persen tanpa mengubah rasa secara signifikan, sehingga dapat mengurangi jumlah impor gandum. Bila industri Indonesia dapat mengganti 20 persen gandum dengan sagu, maka Indonesia dapat menghemat devisa Rp4,8 triliun.

Sementara komoditas kedua, yaitu sorgum juga berpeluang karena produktivitasnya tinggi. Sorgum juga multimanfaat karena semua bagian tanaman dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Baca juga: Artikel - Memanfaatkan lahan kosong untuk menjaga ketahanan pangan desa

Bijinya diolah menjadi beras dan tepung, sementara batangnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pada sorgum manis batangnya bahkan dapat digunakan sebagai bahan baku gula cair, kecap, hingga bioetanol.

Sorgum layak dikembangkan karena relatif tahan terhadap perubahan iklim. Ia dapat hidup di lahan kering dengan potensi ratun 2-3 kali. Ratun adalah teknik menumbuhkan kembali batang tanaman yang telah dipanen. Dengan teknik yang tepat, ratun dapat menghemat biaya benih serta biaya pengolahan lahan.

Baca juga: Artikel - Menuai sukses berkat jejaring kuat

Upaya memasifkan produksi dan konsumsi sagu dan jagung hanya dapat terwujud bila semua pihak bersinergi. Beragam riset untuk bibit unggul sagu dan sorgum telah ditemukan. Demikian pula teknologi budi daya telah dikuasai. Yang masih menjadi kendala adalah tarikan kebutuhan pasar agar rantai pasok berjalan.

Hanya dengan dukungan dunia industri dan perubahan pola konsumsi yang mengarah pada sagu dan sorgum, maka budi daya keduanya dapat tumbuh. Di sisi lain sistem pertanian korporasi berbasis teknologi harus menopangnya.

Baca juga: Artikel - Menyongsong era baru pariwisata melalui forum G20

Tentu Indonesia tak boleh mengulangi kesalahan kedua dengan mengabaikan pangan lokal lainnya, seperti ketela, porang, atau talas. Pilihan pada beras, sagu, sorgum harus dikembangkan tanpa menghilangkan pangan lokal lain yang beragam. Dengan cara itulah ekonomi bangsa ini akan semakin tangguh.


*) Prof. Dr. Ir. Muhammad Syakir adalah Ketua Umum Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI)

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jalan keluar dari jebakan pangan melalui komoditas sagu dan sorgum


Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Dirut Bulog: Penguatan GPM 2026 demi stabilitas harga pangan

Dirut Bulog: Penguatan GPM 2026 demi stabilitas harga pangan

Sabtu, 3 Januari 2026 9:14 Wib

Dirut Bulog: Beras SPHP disalurkan sepanjang 2026 jaga stabilitas harga

Dirut Bulog: Beras SPHP disalurkan sepanjang 2026 jaga stabilitas harga

Sabtu, 3 Januari 2026 9:03 Wib

Zulhas: CBP empat juta ton pada 2026 memperkuat SPHP dan bantuan pangan

Zulhas: CBP empat juta ton pada 2026 memperkuat SPHP dan bantuan pangan

Selasa, 30 Desember 2025 7:40 Wib

Mentan menegaskan tidak ada toleransi bagi impor pangan ilegal

Mentan menegaskan tidak ada toleransi bagi impor pangan ilegal

Rabu, 24 Desember 2025 3:18 Wib

BBPOM Kupang temukan 329 jenis pangan kedaluwarsa jelang Natal

BBPOM Kupang temukan 329 jenis pangan kedaluwarsa jelang Natal

Jumat, 19 Desember 2025 5:11 Wib

Prabowo memerintahkan lumbung pangan dibangun hingga tingkat desa

Prabowo memerintahkan lumbung pangan dibangun hingga tingkat desa

Rabu, 17 Desember 2025 6:04 Wib

Zulhas tidak permasalahkan dihujat panggul beras bantuan korban bencana

Zulhas tidak permasalahkan dihujat panggul beras bantuan korban bencana

Senin, 8 Desember 2025 16:08 Wib

Menko Pangan: Beras dan jagung tak perlu impor

Menko Pangan: Beras dan jagung tak perlu impor

Rabu, 3 Desember 2025 9:10 Wib

  • Terpopuler
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat di NTT hingga  awal 2026

BMKG: Waspadai potensi hujan lebat di NTT hingga awal 2026

30 December 2025 14:53 Wib

Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

31 December 2025 6:38 Wib

Kemenkeu: Realisasi KUR di NTT capai Rp2,75 triliun pada 2025

Kemenkeu: Realisasi KUR di NTT capai Rp2,75 triliun pada 2025

03 January 2026 9:00 Wib

Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

04 January 2026 14:51 Wib

  • Top News
Basarnas perluas area pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Basarnas perluas area pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Polisi memastikan jasad yang ditemukan tim SAR adalah pelatih Valencia

Polisi memastikan jasad yang ditemukan tim SAR adalah pelatih Valencia

Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Basarnas memperpanjang pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Basarnas memperpanjang pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Kedubes Spanyol meminta Basarnas lanjut cari korban kapal tenggelam

Kedubes Spanyol meminta Basarnas lanjut cari korban kapal tenggelam

ANTARA News NTT

Foto

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Logo Footer Antaranews ntt
kupang.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Politik Hukum
  • Kesra
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Seputar NTT
  • Ekonomi
  • Politik & Hukum
  • Kesra
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Internasional
  • Foto
  • Video