Telkomsel bangun BTS 3G di Oepoli

id BTS

Telkomsel segera membangun BTS 3G di Oepoli, wilayah Kabupaten Kupang, NTT yang berbatasan langsung dengan wilayah kantung (enclave) Timor Leste, Oecusse. (ANTARA Foto/dok)

PT Telkomsel segera membangun Base Transceiver Station (BTS) generasi ketiga (3G) di Oepoli, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan langsung dengan wilayah kantung (enclave) Timor Leste, Oecusse.
Kupang (AntaraNews NTT) - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) segera membangun Base Transceiver Station (BTS) generasi ketiga (3G) di Oepoli, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan langsung dengan wilayah kantung (enclave) Timor Leste, Oecusse.

"Proses pembangunan BTS 3G di Desa Oepoli ini akan kami implementasikan segera pada akhir tahun 2018 ini, atau paling lambat awal 2019 nanti," kata Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular Nusa Tengara, Teny Ginaya kepada Antara di Kupang, Jumat (9/11).

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan keluhan masyarakat di wilayah tapal batas negeri itu serta dukungan Telkomsel dalam mewujudkan nawacita Presiden Joko Widodo yang membangun Indonesia mulai dari pinggiran.

Warga negara Indonesia yang bermukim di perbatasan RI-Timor Lesre, seperti di Desa Oepoli, Kecamatan Amfoang Timur, Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang dengan wilayah kantung Timor Leste, Oecusse, kesulitan menggunakan internet dari Telkomsel Indonesia.

Mereka terpaksa membeli voucer internet dari Timor Leste dengan harga mahal untuk berkomunikasi.

Menurut dia, saat ini sedang dalam tahap proses koordinasi lebih lanjut, baik dengan pihak internal maupun eksternal, termasuk proses perizinan dengan pemerintah setempat dan Kemenkominfo.

Baca juga: 19 BTS untuk Kabupaten Kupang

"Artinya, terkait dengan pembangunan BTS 3G di daerah perbatasan NTT seperti Oepoli dan lainnya, saat ini sedang dalam tahapan proses koordinasi lebih lanjut," katanya.

Tetapi dia meyakini proses pembangunan BTS tersebut paling lambat sudah bisa dimulai pada awal 2019.

Dia menambahkan, pembangunan BTS 3G di wilayah perbatasan ini menjadi prioritas Telkomsel saat ini, karena selain untuk mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat di daerah perbatasan.

Terutama juga demi memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya wilayah NTT, dan sekitarnya dalam hal kelancaran komunikasi dan kecepatan akses penyebaran informasi melalui layanan data Telkomsel.

Teny Ginaya secara khususnya juga menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kontribusi dari media dan masyarakat NTT selama ini terhadap Telkomsel.

Dia berharap, hubungan baik yang sudah terjalin selama ini tetap solid dan terjaga untuk kemajuan bersama dan untuk Indonesia.

Baca juga: Menteri BUMN resmikan BTS di pulau terdepan
Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) sedang menandatangani BTS untuk Sistem Telekomunikasi Pulau Terdepan disaksikan Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin (kanan), Bupati Rote Ndao Lens Haning (kedua kiri) dan Direktur Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika Dhia Anugerah F saat peresmian BTS pulau terluar di Desa Oebela. (ANTARA Foto/Kornelis Kaha) 
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar