Kemenangan PDIP di NTT cerminkan perjuangan ideologi partai

id pdi perjuangan

Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemilu/Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa. (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)

Kemenangan PDIP di provinsi berbasis kepulauan NTT ini mencerminkan perjuangan ideologi partai telah menjadi keyakinan politik rakyat.
Kupang (ANTARA) - Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemilu/Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa, mengatakan, kemenangan PDIP di provinsi berbasis kepulauan itu mencerminkan perjuangan ideologi partai telah menjadi keyakinan politik rakyat.

"Di luar dari biasanya, kali ini PDI Perjuangan keluar sebagai pemenang tingkat provinsi dan hasil Pemilu 2019 ini telah mencerminkan perjuangan ideologi partai telah menjadi keyakinan politik untuk menjadikan NTT sebagai basis perjuangan rakyat," kata Takandewa kepada Antara di Kupang, Senin (13/5).

Ia mengemukakan pandangan tersebut berkaitan dengan hasil pleno rekapitulasi hasil Pemilu tingkat Provinsi NTT, yang menempatkan partai berlambang Banteng gemuk mulut putih dalam lingkaran itu sebagai pemenang Pemilu 2019 di NTT.

Berdasarkan hasil rekapitulasi hasil Pemilu 2019, PDI Perjuangan keluar sebagai pemenang Pemilu tingkat provinsi. Demikian halnya, di tingkat kabupaten PDI Perjuangan berjaya di delapan dari 22 kabupaten/kota di NTT, yaitu Kabupaten Sumba Barat Daya, Nagakeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Alor, Sabu Raijua, dan Kota Kupang.

Karena itu, bagi dia, yang juga Wakil Ketua DPRD NTT itu, hasil pemilu mencerminkan perjuangan ideologis partai telah menjadi keyakinan politik untuk menjadikan NTT sebagai basis perjuangan rakyat.

Baca juga: PDIP gaungkan gerakan simultan untuk Pilkada NTT

Ia mengatakan, tentunya akan menjadikan momentum kemenangan ini sebagai penggerak konsolidasi untuk mengembalikan kepercayaan rakyat melalui kerja nyata.

Selain membumikan agenda pembangunan pro rakyat, dan konsolidasi tiga pilar partai secara berjenjang. Dari aspek konsepsi perjuangan, akan terus menelaah, dan berdialektika untuk memproduksi pemikiran yang bersumber dari denyut nadinya harapan rakyat.

"Dan ideologi partai akan selalu menjadi nafas kerja gotong royong dalam mengkonsolidasi seluruh kekuatan rakyat dalam mengawal agenda pembangunan kedepannya," demikian Yunus Takandewa.

Baca juga: Mampukah PDIP mempertahankan kursi gubernur NTT?
Baca juga: PDIP NTT optimistis target 80 persen untuk Jokowi bisa tercapai
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar