Nelayan Kupang didorong untuk ikut asuransi

id asuransi nelayan

Para nelayan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur diajurkan untuk masuk dalam asurasi nelayan untuk menolong mereka saat mengalami musibah di tengah laut ketika sedang mencari ikan. (ANTARA FOTO/Benny Jahang)

Pemerintah Kota Kupang terus mendorong para nelayan di ibu kota Provinsi NTT ini untuk ikut program asuransi nelayan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan selama melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang terus mendorong para nelayan di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini untuk ikut program asuransi nelayan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan selama melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.

"Secara rutin kami melakukan pertemuan dengan para nelayan di Kota Kupang untuk mendorong mereka ikut asuransi, karena manfaat masuk asuransi bagi nelayan sangat besar. Apabila terjadi peristiwa kecelakaan di laut maka dapat dipastikan mendapat perlindungan asuransi," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang Orson Nawa kepada Antara di Kupang, Selasa (14/5).

Orson Nawa mengatakan para nelayan di Kota Kupang sudah sebagian yang menjadi peserta asuransi nelayan Jasindo, namun masih cukup banyak yang belum masuk asuransi. Saat ini, tercatat sekitar 1.000 nelayan di Ibu Kota Provinsi NTT ini yang sudah mendapat perlindungan asuransi nelayan Jasindo.

"Memang jumlahnya masih sedikit apabila dilihat dari jumlah nelayan di Kota Kupang yang mencapai sekitar 6.000 orang lebih, sehingga kami terus melakukan berbagai upaya agar nelayan yang belum masuk asuransi bisa menjadi peserta asuransi nelayan," kata Orson.

Pemerintah Kota Kupang, kata dia, sudah memiliki mesin pencetak kartu nelayan sebagai salah satu upaya mendorong nelayan masuk asuransi. Selain itu, pendistribusian bantuan pemberdayaan nelayan juga lebih diprioritaskan terhadap nelayan-nelayan yang sudah menjadi peserta asuransi nelayan.

"Kami perlu melakukan hal seperti itu agar para nelayan memiliki kesadaran tentang pentingnya masuk menjadi peserta asuransi nelayan. Apabila tidak masuk asuransi maka tentu tidak mendapat bantuan pemberdayaan dari pemerintah," kata Orson menegaskan.

Dia mengatakan kondisi cuaca di perairan Kupang saat ini sering dilanda angin kencang dan gelombang tinggi sehingga rawan terjadi kecelakaan sehingga tentu perlu ada perlindungan asuransi sebagai antisipasi dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak bersahabat seperti terjadi saat ini. 

Baca juga: 1.000 nelayan Kupang ikut program perlindungan asuransi
Baca juga: Pemerintah dorong nelayan ikut asuransi
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar