Rute Maritaing-Dili masih terkendala di jembatan RoRo

id ASDP

Sekretaris Perusahaan PT. ASDP Indonesia Ferry Imelda Pohan (kanan) berjalan dengan Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan), Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi (kedua kiri) saat berada di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

"Jadi jembatan yang saat ini itu tidak layak untuk kapal RoRo sehingga perlu perbaikan fisik saja agar bisa segera beroperasi," kata Sekretaris Perusahaan PT. ASDP Indonesia Ferry Imelda Pohan..
Labuan Bajo (ANTARA) - PT  Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry menyatakan bahwa pengoperasian rute penyeberangan internasional Maritaing di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur dengan Dili di negara Timor Leste, masih menunggu perbaikan jembatan yang layak bagi kapal RoRo (Roll on Roll off).

"Jadi jembatan yang saat ini itu tidak layak untuk kapal RoRo sehingga perlu perbaikan fisik saja agar bisa segera beroperasi," kata Sekretaris Perusahaan PT. ASDP Indonesia Ferry Imelda Pohan kepada ANTARA di Labuan Bajo, Selasa (10/9).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan perkembangan dari pembukaan rute internasional Alor-Dili dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di NTT khususnya di wilayah kecamatan Alor Timur dan sekitarnya.

Pada akhir 2018, Gubernur NTT Viktor B Laiskodat sudah meminta ASDP untuk membantu membuka rute pelayaran internasional antara NTT dengan Dili guna memperlancar serta mempercepat roda perekonomian di wilayah utara provinsi berbasis kepulauan itu.

Baca juga: ASDP rekrut 500 pekerja lokal untuk Hotel Inaya Bay

Imelda mengatakan bahwa saat ini kerja sama antara Indonesia dengan pemerintah Timor Leste berkaitan dengan rute internasional sebenarnya sudah siap, namun masih terkendala pada jembatan RoRo itu.

Pihak dari Timor Leste justru sangat positif menerima rencana pembukaan rute tersebut yang juga dapat mendongkrak perekonomian negara yang pernah menjadi bagian dari Indonesia itu. Bahkan Timor Leste saat ini, sudah menyiapkan berbagai hal untuk mewujudkan rute internasional tersebut.

ASDP menargetkan pada 2020  rute penyeberangan internasional itu sudah dapat beroperasi sebab Kementerian Perhubungan juga  mendukung dengan membantu sebuah kapal ferry. Selain rute Maritaing-Dili, ASDP juga akan membuka rute internasional lainnya yakni Dumai-Malaka (Malaysia).

Baca juga: Juli 2020, pembangunan kawasan terpadu ASDP di Labuan Bajo sudah selesai
Baca juga: ASDP hentikan sementara pelayaran ke Sabu
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar