BUMDes Dualilu di Belu kelola kapal lampara

id Lampara

BUMDes Dualilu di Belu kelola kapal lampara

BUMDes Dualilu di Kabupaten Belu, perbatasan NTT-Timor Leste mengelola kapal-kapal lampara untuk memanfaatkan potensi kelautan dan periikanan yang ada di wilayah perairan setempat. (ANTARA FOTO/ilustrasi).

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa NTT mengapreasiasi kehadiran BUMDes Dualilu di Kabupaten Belu yang mengelola kapal lampara untuk memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan di daerah itu.
Kupang (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengapreasiasi kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dualilu di Kabupaten Belu yang mengelola kapal lampara untuk memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan di daerah itu.

"BUMDes Dualilu sudah berjalan baik dan berhasil mengelola kapal-kapal lampara untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan di wilayah perairan setempat," kata Kepala Dinas PMD NTT Sinun Petrus Manuk kepada ANTARA di Kupang, Minggu (22/9).

Dia mengatakan ada sekitar delapan unit kapal lampara yang dikelola BUMDes setempat untuk mengekplorasi hasil kelautan dan perikanan di wilayah utara Kota Atambua, ibu kota Kabupaten Belu.

Hasil tangkapan ikan dari kapal-kapal lempara, lanjutnya, kemudian diangkut dengan perahu motor ke darat untuk dipasarkan.

Baca juga: BUMDes Hadakewa kelola usaha ikan teri

"Jadi bisnisnya sudah jalan, mereka memasarkan ikan-ikan segar setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar perbatasan NTT dan Timor Leste itu," katanya.

Sinun Petrus mengapreasiasi pembentukan BUMDes Dualilu ini yang menurutnya berhasil mengelola potensi daerah sebagai sumber keuntungan bagi desa setempat.

BUMDes ini, lanjutnya, menjadi salah satu dari 100 BUMDes di NTT yang dipilih pemerintah provinsi untuk diperkuat sebagai BUMDes unggulan.

Ia mengatakan telah meminta pemerintah desa setempat untuk meningkatkan penyertaan modal kepada BUMDes agar memperbesar usahanya.

"Kami minta agar kapal-kapal lampara bisa ditambah dengan dukungan dana desa agar semakin banyak aramada sehingga bisnisnya lebih besar lagi," katanya.

Baca juga: BUMDes kelola usaha wisata penangkapan ikan paus
Baca juga: BUMDes Teun di Kabupaten Belu dibantu teknologi pengolahan air minum
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar