NTT dukung Oesman Sapta Odang kembali pimpin Hanura

id Hanura

NTT dukung Oesman Sapta Odang kembali pimpin Hanura

Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (ANTARA FOTO/Agung Rajasa)

Partai Hanura Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan memberikan dukungan penuh kepada Oesman Sapta Odang untuk kembali memimpin Partai Hanura.
Kupang (ANTARA) - Partai Hanura Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan memberikan dukungan penuh kepada Oesman Sapta Odang untuk kembali memimpin Partai Hanura.

Ketua DPD Hanura NTT, Refafi Gah kepada wartawan di Kupang, Rabu (9/10) mengatakan bahwa keputusan dukungan itu sudah mutlak walaupun Hanura tak mencapai abang batas parliamentary treshold empat persen.

"Belum ada keputusan dari DPC-DPC di NTT, namun saya berharap semua DPC Hanura akan memutuskan untuk mendukung Oesman Sapta sebagai ketua umum Hanura," katanya.

Ia mengatakan bahwa pada Jumat (11/10) pekan ini akan ada rapat pimpinan daerah (Rapimda) di Kota Kupang, pada saat itulah akan disampaikan pernyataan dukungan itu.

Alasan Hanura NTT tetap memilih Oesman karena pria yang biasa disapa dengan OSO itu berhasil menyelamatkan Hanura dari berbagai guncangan politik.

Baca juga: Golkar Hormati Keputusan Ibrahim Medah Masuk Hanura
Baca juga: Sekretaris DPD PDIP NTT Daftar ke Hanura


"Walaupun hanya dua tahun saja memimpin Hanura tapi beliau berhasil mempertahankan partai ini, bahkan rela tak maju menjadi dewan pimpinan daerah (DPD)," tutur dia.

OSO sendiri dinilai bukan seorang pemimpin yang rela berdiam diri saja, OSO dinilai juga telah banyak berjuang untuk kemajuan Hanura untuk ke depannya.

Seluruh kader Hanura di NTT juga kata dia terus mendapatkan dukungan dari OSO untuk terus berjuang agar partai tersebut tetap bangkit sehingga pada 2024 bisa diakui masyarakat.

Lebih lanjut pelaksaan Rapimda pada Jumat (11/10) ini juga kata dia selain menyatakan dukungan akan ada agenda lain yang dibahas.

Serta mengevaluasi berbagai hal yang berkaitan dengan hasil Pemilu pada April 2019 lalu guna mencari kelemahan yang dialami.

Baca juga: KPU belum putuskan sanksi terhadap Hanura
Baca juga: Partai Hanura Diminta Hindari SARA
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar