Partai Demokrat usung petahana dalam Pilkada Belu

id demokrat

Partai Demokrat usung petahana dalam Pilkada Belu

Partai Demokrat tetap mengusung Wilibrodus Lay-Ose Luan dalam Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Belu. (ANTARA/Bernadus Tokan)

"Dari sembilan kabupaten di NTT yang akan menggelar pilkada serentak 2020, baru satu kabupaten yang sudah final mengusung petahana, yakni Kabupaten Belu," kata Ferdinand Leu..
Kupang (ANTARA) - Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur tetap mengusung pasangan petahana Wilibrodus Lay-Ose Luan (Pasangan Sahabat) untuk bertarung kembali dalam arena pilkada serentak 23 September 2020 di wilayah perbatasan Kabupaten Belu dengan Timor Leste.

"Dari sembilan kabupaten di NTT yang akan menggelar pilkada serentak 2020, baru satu kabupaten yang sudah final mengusung petahana, yakni Kabupaten Belu," kata Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT Ferdinand Leu di Kupang, Jumat (21/2).

Selain Kabupaten Belu, Partai Demokrat kemungkinan besar mengusung Stef Bria Seran, yang kini menjabat sebagai Bupati Malaka, daerah otonom yang baru memisahkan diri dari kabupaten induk Belu.

Baca juga: Demokrat NTT jaring bakal calon kepala daerah lewat Rakercab
Baca juga: Partai Demokrat tetap usung Willy-Ose Luan


"Dukungan Demokrat ini karena hanya Stef Bria Seran yang melamar ke Demokrat. Kalau Kabupaten Belu sudah final, sementara Malaka dan tujuh kabupaten lainnya masih dalam proses," katanya.

Dia mengatakan, saat ini sedang berlangsung rapat kerja cabang (Rakercab) di semua kabupaten yang menyelenggarakan pilkada, untuk membahas bakal calon yang akan diusung Demokrat.

Dia menambahkan, semua bakal calon yang dihasilkan dari forum Rakercab akan diusulkan ke DPP di Jakarta, untuk proses penetapan melalui surat keputusan.

"Kami tentu berharap, paling lambat akhir Maret, figur yang akan diusung partai sudah ditetapkan, sehingga bakal calon memiliki waktu yang cukup untuk mensosialisasikan diri ke masyarakat," katanya.

Baca juga: Demokrat lebih memilih calon petahana
Baca juga: 45 bakal calon kepala daerah melamar ke Demokrat
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar