NTT salurkan peralatan budi daya rumput laut untuk 4.050 orang

id NTT,Dinas Kelautan dan Perikanan NTT,Budidaya rumput laut,Bantuan alat budidaya rumput laut

NTT salurkan peralatan budi daya rumput laut untuk 4.050 orang

Sejumlah warga di Desa Waiwuring, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, saat sedang mengurus hasil panen rumput laut. (ANTARA/HO-Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Lembata, Flores Timur, dan Sikka.)

Masih ada 40 persen yang belum disalurkan, itu untuk Lembata, Flores Timur, dan Sikka, yang sedang dalam proses identifikasi dan verifikasi di lapangan
Kupang (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan peralatan budi daya rumput laut kepada sebanyak 4.050 orang di sejumlah kabupaten.

"Di sektor perikanan budi daya, kami memberikan bantuan stimulan peralatan budi daya rumput laut berupa tali dan benih untuk 4.050 orang," kata Kepala DKP NTT, Ganef Wurgiyanto dalam keterangan yang diterima di Kupang, Rabu (22/7).

Ia menjelaskan bantuan ini menyasar para pembudi daya rumput laut di sejumlah kabupaten di antaranya Sabu Raijua, Alor, Lembata, Flores Timur, dan Sikka.

Hingga saat ini, kata dia, bantuan peralatan ini yang sudah disalurkan kepada lebih dari 2.000 orang atau sekitar 60 persen yang menyebar di Sabu Raijua dan Alor.

"Jadi masih ada 40 persen yang belum disalurkan, itu untuk Lembata, Flores Timur, dan Sikka, yang sedang dalam proses identifikasi dan verifikasi di lapangan," katanya.

Ganef Wurgiyanto meminta masyarakat yang ingin mendapat bantuan agar mengajukan proposal secara kelompok yang terdiri dari 10 orang per kelompok.

Ia mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait di masing-masing kabupaten untuk merealisasikan bantuan tersebut.

Selain itu, lanjut dia, DKP NTT juga memiliki cabang dinas di sejumlah wilayah yang menjadi perpanjangan tangan untuk melakukan identifikasi dan verifikasi untuk penyaluran bantuan.

Ia menambahkan bantuan ini merupakan bagian dari skema pemberdayaan ekonomi dari pemerintah provinsi kepada masyarakat terutama di daerah pesisir dalam meningkatkan hasil usaha rumput laut.

"Kami berharap dengan stimulan seperti ini masyarakat pembudi daya semakin giat berproduksi karena rumput laut merupakan potensi unggulan kita di NTT untuk sektor perikanan budi daya," katanya.

Baca juga: NTT siap salurkan bantuan 195 unit kapal bagi nelayan