PLN Siapkan 120 MW Untuk Investasi

Pewarta : id PLN

PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur menyiapkan daya listrik sebesar 120 MW untuk kepentingan investasi di Pulau Timor.

Kupang (Antara NTT) - PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur akan menyiapkan daya listrik sebesar 120 mega watt (MW) untuk kepentingan investasi di Pulau Timor, dimana listrik selama ini menjadi salah salah satu kendala bagi para investor dalam berinvestasi.

"PLN siap mengakomodir pelanggan sesuai dengan daya yang dimiliki saat ini sebesar 120 MW yang mana beban puncak kita pada siang hari sebesar 54 MW dan pada malam hari mencapai 74 MW," kata Manager Bidang Niaga PT PLN (Persero) Wilayah NTT Andhoko Soeyono di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan dengan kelebihan daya mampu tersebut maka PLN memastikan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang memiliki rencana berinvestasi terutama di Pulau Timor, mencakup Kota Kupang serta Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Malaka, hingga Kabupaten Belu.

Sistem kelistrikan di Pulau Timor sendiri diperkuat melalui sejumlah pembangkit di antaranya PLTU IPP Bolok 16,5 x 2 mw (mega watt), PLTU Bolok 14 MW, Kapal Listrik 60 MW, PLTS Oelpuah 5 MW, PLTD Tenau & Kuanino 6,4 MW, PLTD Soe 0,52, PLTD Kefamenanu 1,4 MW, dan PLTD Atambua 5,5 MW.

Atas kesiapan daya itu, lanjut Andhoko, maka kebutuhan listrik mendukung investasi di Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi, maupun daerah kabupaten lainnya di Pulau Timor bisa terpenuhi.

Ia menjelaskan dalam upaya menarik minat investasi itu maka PLN telah melakukan sejumlah kegiatan, salah satunya melalui customer gathering yang diselenggarakan di Kupang pada Selasa (18/7) kemarin, yang melibatkan sekitar 40 pelanggan yang terdiri dari unsur perhotelan, rumah sakit, BUMN, pelaku usaha swasta, dan lainnya.

"Customer gathering ini bertujuan untuk pelanggan potensial yang merupakan pelaku bisnis dan industri," katanya.

Dalam kegiatan seperti itu, lanjutnya, PLN mendengarkan dan memenuhi pengharapan pelanggan potensial dengan memastikan kesiapan listrik jika mereka hendak berinvestasi.

"Jadi ini sebagai upaya mengoptialkan energi listrik untuk pelanggan yang bersifat produktif agar bisa menarik investor ke NTT," katanya.

Andhoko berharap kelebihan daya yang disiapkan PLN untuk sistem di Pulau Timor itu maka calon-calon investor yang hendak berinvestasi tidak perlu ragu terkait kendala pasokan kebutuhan listrik.

"Selama ini kendala yang sering dikeluhkan calon investor itu soal ketiadaan listrik namun dengan kelebihan daya kita sekarang maka tidak lagi bermasalah untuk dari segi pasokan daya yang dibutuhkan," katanya.
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar