Logo Header Antaranews Kupang

Jonas Upayakan Pembangunan Bendungan Kolhua

Selasa, 22 November 2016 20:12 WIB
Image Print
Calon Wali Kota Kupang Petahana Jonas Salean (kanan) saat disambut tokoh masyarakat di Kelurahan Naikolan dalam aksi blusukan masa kampanye Pilkada Serentak 2017. (Antara NTT/Adi Rianghepat)
"Sebagai wali kota nantinya kita akan terus berupaya supaya bendungan itu bisa segera dibangun untuk kepentingan seluruh warga,".


Kupang, (Antara NTT) - Calon Wali Kota Kupang Jonas Salean berjanji merealisasikan pembangunan bendungan Kolhua di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa yang saat ini masih terkendala pembebasan lahan.


"Sebagai wali kota nantinya kita akan terus berupaya supaya bendungan itu bisa segera dibangun untuk kepentingan seluruh warga," katanya di Kupang, Selasa, (22/11).

Dia mengaku akan menggandeng seluruh pimpinan dan fungsionaris partai pengusung pasangannya melakukan konsolidasi termasuk melobi melalui jalur DPR RI.

Calon Wali Kota Kupang petahana itu mengatakan, tersendatnya pembangunan Bendungan Kolhua yang sudah masuk dalam rencana proyek stratagis nasional itu, karena adanya upaya politisasi dilakukan oleh sejumlah oknum.

Hal itu telah membuka peluang bagi warga pemilik lahan untuk enggan menyerahkan lahan miliknya untuk dijadikan lokasi pembangunan, meskipun ganti kerugian sudah disediakan pemerintah.

Oleh karenannya upaya lobi politik juga patutu dibangun, sehingga kepentingan pemenuhan kebutuhan air bersih sebagai salah satu kebutuhan dasar itu bisa terlayani.

Saat ini, lanjut Jonas, pembebasan lahan masih terus diupayakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai yang memiliki hak untuk melakukan pembebasan.

Dia mengatakan, lokasi pembangunan Bendungan Kolhua membutuhkan 70 hektare lahan. Karena itulah kewenangan pembebasan lahan sedang dilakukan pemerinyah Provinsi.

Secara teknis, Bendungan Kolhua dapat menghasilkan sumber air dengan debit 150 liter per detik yang bisa melayani 15.000 pelanggan atau sebanyak 160.000 jiwa.

Selain upaya pembangunan bendungan itu, warga Kota Kupang juga diminta membuat resapan di rumah, untuk menampung setiap buangan air, agar bisa membantu menghidupkan mata air bawah tanah.

Dalam menghadapi Pilkada serentak 2017 di Kota Kupang, KPU menetapkan dua pasangan calon masing-masing nomor urut `1` yaitu Jefri Riwu Kore-Hermanus Man (Firmanmu) yang diusung Partai Demokrat, PAN, PPP dan Gerindra dengan 16 kursi.

Sedangkan paket calon nomor urut `2` atau Paket Sahabat mengusung Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus dengan 24 kursi usungan Partai Golkar, PDIP, Hanura, NasDem, PKPI dan PKB.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026