Hari Tanpa Hujan Sangat Pendek di NTT

Pewarta : id hujan

Apolonaris Geru

Kupang (Antara NTT) - Berdasarkan monitoring hari tanpa hujan berturut-turut dari dasarian 1 November 2017, Provinsi Nusa Tenggara Timur umumnya mengalami hari tanpa hujan dengan kategori sangat pendek (1-5) hari.

"Namun ada beberapa wilayah yang mengalami hari tanpa hujan (HTH) dengan kategori kekeringan ekstrem seperti di Kuantana, Kabupaten Timor Tengah Selatan," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kupang Apolinaris Geru di Kupang, Senin.

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan hasil analisa kondisi curah hujan terkini dan prediksi peluang curah hujan bulan November 2017.

Mengenai peluang, dia mengatakan, berdasarkan peta prakiraan peluang curah hujan dasarian II November, pada umumnya wilayah NTT mengalami curah hujan 51-100 mm dengan peluang 60-90 persen. Sedang, peluang curah hujan 101-150 mm sebesar 70-80 persen.

Peluang curah hujan 101-150 ini terjadi di sebagian besar wilayah Manggarai Barat, sebagian kecil Manggarai, sebagian Manggarai Timur, sebagian Nagekeo sebagian kecil Sumba Timur, sebagian kecil Kupang dan sebagian kecil Timor Tengah Selatan.

Selai itu peluang curah hujan 151-200 mm sebesar 50-70 persen di sebagian kecil Kabupaten Kupang, katanya menjelaskan.

Dia menambahkan, BMKG Stasiun Klimatologi Kupang, memprakirakan awal musim hujan tahun 2017/2018 di Nusa Tenggara Timur (NTT) berkisar pada akhir November hingga pertengahan Desember 2017.

"Awal Musim Hujan 2017/2018 pada sebagian besar wilayah di NTT diprakirakan berkisar pada akhir November sampai pertengahan Desember 2017," katanya.

Karena itu dia mengingatkan petani untuk tidak boleh menanam dulu karena berpotensi terjadi gagal panen dan gagal tanam. 
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar