BPOLBF ingatkan wisatawan pastikan operator wisata terlatih
Kamis, 26 Januari 2023 5:36 WIB
Ilustrasi - Kapal-kapal yang bersandar di Dermaga Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Labuan Bajo (ANTARA) - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mengingatkan wisatawan untuk memastikan perjalanan wisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ditemani oleh operator wisata yang terlatih agar selalu siap dalam menghadapi situasi darurat.
"Wisatawan bisa memastikan operator wisata terlatih dalam situasi darurat. Ada pelatihan dan sertifikasi untuk menjamin hal tersebut," kata Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina di Labuan Bajo, Rabu, (25/1/2023).
Dia mengatakan hal tersebut bisa menjadi salah satu bentuk antisipasi keamanan dan kenyamanan sebelum berwisata ke Labuan Bajo. Informasi ini berkaitan pula dengan referensi agen perjalanan wisata yang resmi di Labuan Bajo.
Shana mengingatkan agar wisatawan terlebih dahulu mengecek legalitas travel agent/tour operator, salah satunya harus terdaftar resmi di Kabupaten Manggarai Barat dan anggota asosiasi pariwisata. Selanjutnya kapal yang layak tersebut harus memenuhi semua persyaratan layak membawa penumpang, memiliki safety briefing wajib, rencana evakuasi, dan staf yang terlatih apabila terjadi situasi darurat.
Dia mengakui kecelakaan kapal tidak bisa terhindarkan dan diprediksi terlebih dahulu. Namun, berbagai langkah antisipasi bisa dilakukan untuk meminimalisasi risiko kejadian kecelakaan saat berwisata. Dia mengimbau wisatawan untuk tidak mudah tergoda jasa perjalan wisata yang murah dan tidak jelas, serta pengecekan ulasan sebelum memilih agen.
"Saat ini kami juga lengkap dengan tim penanganan kedaruratan lintas lembaga, sehingga akan ditangani dengan sebaik mungkin," ungkap Shana.
Dia berharap pengetahuan legalitas agen perjalanan yang dimiliki wisatawan dapat menjamin keamanan dan keselamatan wisatawan. Dengan demikian wisatawan dapat menikmati perjalanan wisata dengan nyaman di Labuan Bajo.
"Ada risiko untuk berwisata outdoor. Sebaiknya gunakan asuransi wisata sehingga bisa membantu apabila terjadi sesuatu," kata Shana.
Baca juga: Anggota DPRD NTT minta polisi usut kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo
Baca juga: Polisi sebut Kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo berstatus barang bukti
"Wisatawan bisa memastikan operator wisata terlatih dalam situasi darurat. Ada pelatihan dan sertifikasi untuk menjamin hal tersebut," kata Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina di Labuan Bajo, Rabu, (25/1/2023).
Dia mengatakan hal tersebut bisa menjadi salah satu bentuk antisipasi keamanan dan kenyamanan sebelum berwisata ke Labuan Bajo. Informasi ini berkaitan pula dengan referensi agen perjalanan wisata yang resmi di Labuan Bajo.
Shana mengingatkan agar wisatawan terlebih dahulu mengecek legalitas travel agent/tour operator, salah satunya harus terdaftar resmi di Kabupaten Manggarai Barat dan anggota asosiasi pariwisata. Selanjutnya kapal yang layak tersebut harus memenuhi semua persyaratan layak membawa penumpang, memiliki safety briefing wajib, rencana evakuasi, dan staf yang terlatih apabila terjadi situasi darurat.
Dia mengakui kecelakaan kapal tidak bisa terhindarkan dan diprediksi terlebih dahulu. Namun, berbagai langkah antisipasi bisa dilakukan untuk meminimalisasi risiko kejadian kecelakaan saat berwisata. Dia mengimbau wisatawan untuk tidak mudah tergoda jasa perjalan wisata yang murah dan tidak jelas, serta pengecekan ulasan sebelum memilih agen.
"Saat ini kami juga lengkap dengan tim penanganan kedaruratan lintas lembaga, sehingga akan ditangani dengan sebaik mungkin," ungkap Shana.
Dia berharap pengetahuan legalitas agen perjalanan yang dimiliki wisatawan dapat menjamin keamanan dan keselamatan wisatawan. Dengan demikian wisatawan dapat menikmati perjalanan wisata dengan nyaman di Labuan Bajo.
"Ada risiko untuk berwisata outdoor. Sebaiknya gunakan asuransi wisata sehingga bisa membantu apabila terjadi sesuatu," kata Shana.
Baca juga: Anggota DPRD NTT minta polisi usut kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo
Baca juga: Polisi sebut Kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo berstatus barang bukti
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirut BPOLBF : Budaya Manggarai jadi basis nilai pengembangan Parapuar
15 February 2024 1:00 WIB, 2024
BPOLBF-PLN-Perumda Wae Mbeliling bahas kolaborasi pembangunan Parapuar
14 February 2024 1:00 WIB, 2024
Menparekraf sebut komitmen investasi di Parapuar capai 32 juta dolar AS
24 January 2024 9:00 WIB, 2024
Fam Trip dan Table Top Meeting promosikan Labuan Bajo ke pasar Tiongkok
24 January 2024 5:13 WIB, 2024
Menparekraf Sandiaga luncurkan TikTok Jalin Nusantara di Labuan Bajo
23 January 2024 19:00 WIB, 2024
BPOLBF bangun kolaborasi pengembangan wisata tematik budaya Lamalera, Lembata
03 January 2024 19:00 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
BRI membantah disebut tolak pencairan dana PIP bocah yang meninggal di Ngada
12 February 2026 15:16 WIB
Mendes Yandri menerima audiensi 15 CEO perusahaan asal Inggris bahas listrik desa
12 February 2026 13:20 WIB