BBKSDA kirim tim ke Lembata
Jumat, 31 Januari 2020 12:20 WIB
Seekor buaya liar berkalung ban bekas sedang berjemur di sebuah sungai di Sulawesi Tengah.(ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc).
Kupang, Nusa Tenggara Timur (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur mengirim tim beranggotakan empat orang ke Lewoleba, Kabupaten Lembata untuk menangani kasus buaya yang menerkam seorang di wilayah Omesuri.
"Tim sudah berangkat Jumat (31/1) pagi dan akan langsung terjun ke lokasi untuk menangani masalah tersebut," kata Kepala BBKSDA Nusa Tenggara Timur Timbul Batubara kepada wartawan di Kupang, Jumat (31/1)
Buaya menerkam seorang warga hingga tewas di pesisir Pantai Natu, Desa Mahal, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Kamis (30/1).
Menurut penelusuran warga, buaya yang menerkam korban kemungkinan bersarang di Laran Pao, Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri. Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam memotret seekor buaya muara (crocodylus porosus) yang berdekan dengan permukinan warga. (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/pd).
"Tim sudah berangkat Jumat (31/1) pagi dan akan langsung terjun ke lokasi untuk menangani masalah tersebut," kata Kepala BBKSDA Nusa Tenggara Timur Timbul Batubara kepada wartawan di Kupang, Jumat (31/1)
Buaya menerkam seorang warga hingga tewas di pesisir Pantai Natu, Desa Mahal, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Kamis (30/1).
Menurut penelusuran warga, buaya yang menerkam korban kemungkinan bersarang di Laran Pao, Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri. Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam memotret seekor buaya muara (crocodylus porosus) yang berdekan dengan permukinan warga. (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/pd).
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BBKSDA NTT mencatat konflik manusia-buaya paling banyak di Pulau Timor
11 April 2024 14:40 WIB, 2024
BPOLBF sebut Presiden Jokowi pastikan kesiapan Loh Buaya untuk ASEAN "Summit"
25 April 2023 2:00 WIB, 2023