Asita NTT tambah varian baru paket wisata
Sabtu, 13 Oktober 2018 11:09 WIB
Ketua ASITA Nusa Tenggara Timur Abed Frans dengan latar belakang Bandara Komodo Labuan Bajo,
Kupang (AntaraNews NTT) - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Nusa Tenggara Timur menambah varian baru paket wisata untuk para delegasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (WB) yang tengah mengadakan pertemuan tahunan di Nusa Dua, Bali.
"Varian baru yang kami siapkan itu antara lain satu malam di Bali dan besoknya ke Labuan Bajo, memperbanyak model one day tour atau full day tour dan paket diving," kata Ketua DPD Asita Nusa Tenggara Timur Abed Frans kepada Antara di Kupang, Sabtu (13/10).
Ia mengatakan, penjualan resmi semua paket wisata yang disiapkan pemerintah sudah final dan tidak bisa dirubah lagi.
Untuk itu pihaknya hanya menambah varian-varian baru untuk menarik minat berwisata bagi para delegasi IMF-WB dengan melayani mereka mulai dari Bali sampai ke Labuan Bajo di Manggarai Barat, Pulau Flores.
Menurut Abed, untuk paket-paket wisata yang memerlukan waktu lama atau beberapa saat ini cukup sulit menarik perhatian para delegasi.
"Isu-isu gempa dan bencana alam lainnya juga sepertinya mempengaruhi pertimbangan mereka untuk berkunujung dalam waktu lama," katanya.
Baca juga: Feature - Labuan Bajo terus bersolek
Ia mengatakan, pihaknya belum mengetahui jumlah delegasi yang akan berkunjung ke Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.
"Namun sebagai perbandingan sampai dengan kemarin data yang saya terima, Bali baru sekitar 300-an dan Taman Nasional Komodo baru tiga," katanya.
Abed mengatakan, saat ini masih banyak agen-agen Asita yang sedang negosiasi sehingga masih menunggu kepastian jumlah delegasi yang datang ke Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.
"Kami tetap optimistis akan mengalir bokingan paket-paket wisata dari para delegasi yang akan berlibur ke Labuan Bajo," demikian Abed Frans.
"Varian baru yang kami siapkan itu antara lain satu malam di Bali dan besoknya ke Labuan Bajo, memperbanyak model one day tour atau full day tour dan paket diving," kata Ketua DPD Asita Nusa Tenggara Timur Abed Frans kepada Antara di Kupang, Sabtu (13/10).
Ia mengatakan, penjualan resmi semua paket wisata yang disiapkan pemerintah sudah final dan tidak bisa dirubah lagi.
Untuk itu pihaknya hanya menambah varian-varian baru untuk menarik minat berwisata bagi para delegasi IMF-WB dengan melayani mereka mulai dari Bali sampai ke Labuan Bajo di Manggarai Barat, Pulau Flores.
Menurut Abed, untuk paket-paket wisata yang memerlukan waktu lama atau beberapa saat ini cukup sulit menarik perhatian para delegasi.
"Isu-isu gempa dan bencana alam lainnya juga sepertinya mempengaruhi pertimbangan mereka untuk berkunujung dalam waktu lama," katanya.
Baca juga: Feature - Labuan Bajo terus bersolek
Ia mengatakan, pihaknya belum mengetahui jumlah delegasi yang akan berkunjung ke Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.
"Namun sebagai perbandingan sampai dengan kemarin data yang saya terima, Bali baru sekitar 300-an dan Taman Nasional Komodo baru tiga," katanya.
Abed mengatakan, saat ini masih banyak agen-agen Asita yang sedang negosiasi sehingga masih menunggu kepastian jumlah delegasi yang datang ke Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.
"Kami tetap optimistis akan mengalir bokingan paket-paket wisata dari para delegasi yang akan berlibur ke Labuan Bajo," demikian Abed Frans.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pariwisata NTT akan dipromosikan di Internationale Tourismus Borse Berlin
08 February 2019 13:46 WIB, 2019
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
DJPb NTT mendorong UMKM lokal naik kelas melalui bazar dan akses permodalan
06 February 2026 17:21 WIB
KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus impor barang di Ditjen Bea Cukai
06 February 2026 7:11 WIB