Kemendes: Pemerintah lahirkan 6.238 desa mandiri

id Dana desa, pembangunan desa, desa tertinggal, desa mandiri

Kemendes: Pemerintah lahirkan 6.238 desa mandiri

Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Pedesaan Kemendes PDTT Sugito memaparkan peran desa untuk pembangunan di Padang, Sumbar, Rabu, (31/5/2023). FOTO ANTARA/Muhammad Zulfikar.

...Sebanyak 6.238 desa mandiri ini seiring dengan berkurangnya desa tertinggal dan sangat tertinggal, kata Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Pedesaan Kemendes PDTT Sugito di Padang, Sumatera Barat, Rabu, (31/5/2023)
Padang (ANTARA) - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengatakan bahwa pemerintah telah berhasil melahirkan sebanyak 6.238 desa kategori mandiri.

"Sebanyak 6.238 desa mandiri ini seiring dengan berkurangnya desa tertinggal dan sangat tertinggal," kata Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Pedesaan Kemendes PDTT Sugito di Padang, Sumatera Barat, Rabu, (31/5/2023).

Ia mengatakan pemerintah melalui Kemendes PDDT membuat indeks desa membangun yang mengklasifikasikan tingkat perkembangan desa menjadi lima kategori. Kelimanya ialah desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, desa maju dan desa mandiri.

Saat ini, kata dia, tercatat masih ada 9.584 desa tertinggal dari jumlah sebelumnya yang mencapai 33 ribu desa tertinggal dan sangat tertinggal.

Khusus di Sumatera Barat, katanya, pada tahun 2023 sudah tidak ada desa kategori sangat tertinggal namun masih terdapat 345 desa tertinggal.

Pada kesempatan itu, ia mengingatkan 106 desa di Sumbar yang baru saja dimekarkan pada tahun 2022 harus menjadi perhatian bersama terutama dalam hal peningkatan dan perkembangan desa.

Terkait dana desa, sejak tahun 2015 hingga tahun 2023 pemerintah telah mengucurkan anggaran hingga Rp468 triliun. Dana tersebut digelontorkan pemerintah dengan fokus pada dua hal. Pertama mendorong pertumbuhan ekonomi, dan kedua peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Khusus pada tahun 2023 pemerintah telah menetapkan tiga prioritas penggunaan dana desa yakni pemulihan ekonomi nasional, program prioritas nasional dan ketiga mitigasi bencana alam maupun bencana nonalam.

Pemulihan ekonomi nasional tersebut diwujudkan melalui pengembangan badan usaha milik desa hingga pengembangan sisi pertanian yang berkaitan erat dengan ketahanan pangan.

"Bahkan, 20 persennya dialokasikan untuk ketahanan pangan. Sebab, ketahanan pangan ini menjadi isu global akibat perubahan iklim maupun dampak konflik Ukraina dan Rusia," demikian Sugito.

Baca juga: Penyaluran dana desa di NTT mencapai Rp672 miliar, menurut Kemenkeu

Baca juga: Kemendes upayakan pertanggungjawaban dana desa model lumpsum



 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendes PDTT: 6.238 desa mandiri sudah dihasilkan pemerintah