Plan bantu ribuan KK di TTS dapat paket kebersihan diri

id Plan Indonesia, NTT,paket higenis

Plan bantu ribuan KK di TTS dapat paket kebersihan diri

Staf plan membagikan paket kebersihan diri kepada seorang kepala keluarga di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). (Antara/Ho-Yayasan Plan Indonesia).

Dari jumlah tersebut, kami bagi lagi kepada 9.477 kepala keluarga, yang tersebar di tujuh kecamatan diantaranya Kecamatan Amanuban Timur, Fatukopa, Fautmolo, Ki’e, Amanatun Selatan, Mollo Tengah dan Mollo Selatan
Kupang (ANTARA) - Yayasan Plan Internasional (Plan Indonesia) membagi-bagikan paket kebersihan diri bagi 9.477 kepala keluarga di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur untuk mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu.

Program Implementation Area Manager Plan Indonesia di Timor Muhammad Thamrin kepada ANTARA di Kupang, Kamis (17/4) mengatakan bahwa total paket kebersihan diri yang dibagikan di kabupaten TTS itu mencapai 14.086 paket.

"Dari jumlah tersebut, kami bagi lagi kepada 9.477 kepala keluarga, yang tersebar di tujuh kecamatan diantaranya Kecamatan Amanuban Timur, Fatukopa, Fautmolo, Ki’e, Amanatun Selatan, Mollo Tengah dan Mollo Selatan," katanya.

Ia mengatakan pembagian paket kebersihan diri bekerja sama dengan tiga lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal yang selama ini sudah menjadi mitra implementasi program di area Timor.

Tiga LSM itu adalah Yayasan Pijar Timur Indonesia (YPTI), Yayasan Rumah Solusi Beta Indonesia (YRSBI), Yayasan Bife Kuan (Yabiku) dan Relawan Komunikasi Plan Indonesia di desa-desa dampingan.

"Respons ini juga didukung oleh Forum Penanggulangan Risiko Bencara (PRB) di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini." tambah dia.

Selain mendistribusikan paket kebersihan diri, Plan Indonesia juga melakukan penyuluhan tentang pandemik COVID-19, termasuk mengenali gejala, cara penularan dan pencegahannya serta pembagian poster tentang pandemik COVID-19.

Baca juga: Plan Indonesia bangun sarana air bersih di NTT
Baca juga: NTT apresiasi penerapan program Scild oleh Plan Indonesia


“Kita berharap kegiatan pembagian paket kebersihan diri, dan juga penyuluhan terkait pandemik COVID-19 ini bermanfaat bagi semua masyarakat, anak-anak dan kaum muda terutama perempuan yang tersebar di wilayah TTS," tutur dia.

Ia menambahkan kegiatan distribusi ini dilakukan berpedoman pada Standard Operating Procedure (SOP) yang telah dibuat, sehingga keamanan staf Plan Indonesia, mitra dan juga kader komunikasi yang ada di wilayah dampingan menjadi prioritas utama.Mulai dari pendataan penerima manfaat, persiapan distribusi, dan saat pelaksaan distribusi hingga kegiatan distribusi selesai.

“Saat distribusi misalnya, semua staf Plan dan mitra yang menjadi bagian dari tim distribusi diberikan penjelasan terkait SOP distribusi dalam situasi pandemik COVID-19 dan kode etik Plan Indonesia, misalnya; harus memilih lokasi distribusi di titik yang aman, memberikan informasi kepada Pemerintah Desa (Pemdes) dan kader tentang tujuan, proses dan jumlah material yang akan dibagikan,” kata Thamrin.

Sementara itu Kepala Bidang Sosial Budaya (Sosbud) Bappeda TTS, Yohanis Manu yang juga turut mengambil bagian dalam menyampaikan penyuluhan kepada masyarakat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Plan yang begitu peduli kepada masyarakat di kabupaten itu.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plan Indonesia atas komitmen dan kepedulian terhadap persoalan yang mendunia saat ini, khususnya untuk penyebaran virus corona,” tambah dia.

Plan Indonesia sudah melakukan langkah yang baik dengan melakukan sosialisasi menggunakan Bahasa daerah setempat sehingga orang tua lebih cepat paham terkait penyebaran virus ini dan bagaimana mencegahnya.