Pemkot Kupang imbau warga tak jual beras bansos

id BSB, NTT,Kota Kupang,Pemkot Kupang imbau warga tak jual beras,warga tak jual beras bantuan pemerintah

Pemkot Kupang imbau warga tak jual beras bansos

Seorang ibu membawa dua karung beras yang baru diperoleh dari program Bantuan Sosial Beras saat dilakukannya pendistribusian secara bertahap di Kota Kupang,NTT, Rabu (16/9/2020).Pemerintah Kota Kupang bersama dengan Bulog NTT dan PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) mulai mendistribusikan Bansos Beras dari Kementerian Sosial bagi 11.351 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak oleh COVID-19. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Tidak boleh ada yang menjual beras bantuan sosial dari Kementerian Sosial itu di pasaran
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengimbau warga penerima bantuan sosial beras (BSB) dari Kementerian Sosial tidak menjualnya kembali ke pasaran.

"Tidak boleh ada yang menjual beras bantuan sosial dari Kementerian Sosial itu di pasaran," kata Kepala Dinas Sosial Kota Kupang Lodwyk Djungu L kepada ANTARA di Kupang, Jumat, (18/9).

Hal ini disampaikan berkaitan dengan sudah mulai didistribusikannya bantuan sosial beras bagi 11.351 keluarga penerima manfaat (KPM) di kota itu yang pada tahap pertama setiap KPM mendapatkan 30 kilogram dengan jumlah beras yang disalurkan mencapai 340 ton

Ia menegaskan bahwa beras yang disalurkan oleh pemerintah itu adalah bantuan sosial kepada masyarakat yang memang membutuhkan di tengah pandemi COVID-19 ini.

"Oleh karena itu jika ada KPM yang kemudian memanfaatkan bantuan beras tersebut untuk mencari keuntungan, artinya bahwa orang ini tidak punya hati," ujar dia.

Ia mengatakan bahwa saat ini belum ada laporan dari warga soal hal itu, namun pihaknya akan memantau terus setiap KPM yang mendapatkan bantuan tersebut, guna mamastikan bahwa bantuan itu digunakan untuk kebutuhan didalam rumah tangga.

'Belum ada laporan sejauh ini. Namun kami akan pantau terus. Kalaupun di luar NTT ada yang berbuat seperti itu maka, saya berharap di Kota Kupang ini jangan terjadi," tutur dia.

Baca juga: Pemkot Kupang salurkan bansos beras untuk 11.351 KPM

Baca juga: Distribusi bansos ke daerah sulit dijangkau dilakukan sekaligus


Lebih lanjut kata dia, bantuan sosial beras yang dibagikan kepada 11.351 KPM itu adalah mereka yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan bantuan apapun selama COVID-19 ini.

Untuk tahap kedua bantuan sosial beras akan dilakukan pada bulan Oktober, jumlahnya 170 ton. ***3***
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar