PLN kawal pasokan listrik untuk pabrik oksigen beroperasi lancar

id NTT,PLN NTT,pabrik oksigen,pengamanan listrik

PLN  kawal pasokan listrik untuk pabrik oksigen beroperasi lancar

Sejumlah petugas PLN UIW NTT berposes bersama saat kegiatan pengamanan pasokan listrik untuk pabrik oksigen di Kota Kupang. (ANTARA/HO-Humas PLN UIW NTT)

PLN menyiagakan sebanyak 32 personel khusus yang berada di Unit Layanan Pelanggan Kupang
Kupang (ANTARA) - General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustinus Jatmiko mengatakan pihaknya terus mengawal pasokan listrik untuk memastikan pabrik oksigen di Kota Kupang beroperasi dengan lancar.

"Seiring melonjaknya kasus COVID-19, kebutuhan akan oksigen juga terus meningkat. Untuk itu kami berupaya memastikan keandalan listrik pada pabrik oksigen agar proses produksi tetap lancar," katanya di Kupang, Senin (12/7)

Pihaknya mengerahkan petugas untuk mengantisipasi dan memastikan pasokan listrik pabrik oksigen di Kota Kupang tetap terjaga seperti memeriksakan jaringan secara rutin.

Selain itu pemasangan proteksi sehingga potensi gangguan eksternal dapat dikurangi, melakukan assessment dan melakukan rekonfigurasi jaringan sebagai antisipasi terjadinya gangguan.

Baca juga: Undana-PLN kembangkan hutan energi untuk bahan bakar PLTU
Baca juga: PLN NTT latih warga produksi bata dari limbah batu bara


Agustinus menjelaskan pihaknya telah menyediakan piket personel khusus untuk menjaga keandalan listrik di lokasi industri oksigen.

"PLN menyiagakan sebanyak 32 personel khusus yang berada di Unit Layanan Pelanggan Kupang," katanya.

Agustinus menambahkan berbagai sumber daya dikerahkan untuk memastikan keandalan dan meminimalisasi potensi terjadinya gangguan listrik.

"Walau hanya kedip sekalipun kita upayakan diminimalisasi. Upaya ini tentu sebagai bentuk komitmen PLN untuk mendukung penanganan COVID-19 di NTT," katanya.

Ia menambahkan para petugas PLN di lapangan tetap seperti biasa, namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar